Wonosobo, satumenitnews.com – Buruknya kualitas infrastruktur jalan raya di wilayah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, kembali memakan korban. Sebuah mobil Toyota Kijang LX dengan nomor polisi AA 8583 VF terperosok ke dalam lubang besar di tengah ruas Jalan Selomanik, Kampung Siton, Desa Pengempon, Kecamatan Kaliwiro pada Selasa (16/2) pagi.
Insiden ini menambah panjang daftar kecelakaan akibat fasilitas publik yang tidak terawat di kawasan Kedu. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, pemandangan separuh bodi mobil yang tertelan jalan amblas memicu perhatian besar dari publik luas.
Tanda Seadanya Berujung Celaka
Kapolsek Kaliwiro, Iptu Budi Rustanto, mengonfirmasi bahwa kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Menurutnya, pengemudi diduga tidak menyadari keberadaan lubang karena minimnya rambu peringatan permanen yang terpasang di lokasi kejadian.
“Kejadian tadi pagi sekitar pukul 08.45 WIB, di situ sebenarnya sudah diberi tanda karena sebelumnya sudah berlubang,” ujar Iptu Budi memberikan keterangan resmi.
Faktanya, lubang tersebut hanya ditandai dengan tumpukan batu seadanya oleh warga sekitar. Pengemudi mobil, Andi Asmara yang merupakan warga Dusun Rowojali, Kelurahan Tieng, Kecamatan Kejajar, gagal mengantisipasi tanda darurat tersebut dan melindas area tanah yang sudah kritis.
Struktur Gorong-Gorong Rapuh dan Evakuasi Penumpang
Penyelidikan awal mengungkap bahwa jalan yang berlubang tersebut berada tepat di atas struktur gorong-gorong yang sudah rapuh. Iptu Budi menjelaskan bahwa lubang awalnya berukuran kecil, namun beban kendaraan yang melintas membuat aspal langsung runtuh ke dasar gorong-gorong yang memiliki kedalaman tiga hingga empat meter.
“Sebelumnya lubangnya tidak terlalu besar dan sudah diberi tanda seadanya dengan batu, lubang tersebut berada di atas sebuah gorong-gorong sedalam 3 hingga 4 meter. Kemungkinan saat dilewati kendaraan tersebut amblas hingga hampir seluruh bodi kendaraan masuk lubang,” kata Iptu Budi merinci kronologi kejadian.
Beruntung, pengemudi beserta seluruh penumpang yang terdiri dari empat orang dewasa dan tiga anak-anak berhasil selamat dari maut. Mereka langsung dievakuasi keluar dari kabin kendaraan sesaat setelah mobil terjebak di dalam lubang.
Warga setempat langsung bahu-membahu memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian. Proses pengangkatan bodi mobil dari dasar gorong-gorong membutuhkan waktu cukup lama dan baru berhasil diselesaikan pada pukul 12.00 WIB dengan bantuan satu unit mobil derek.
Sinergi Basarnas dan Relawan: Meningkatkan Kesiapan Menghadapi Bencana di Wonosobo dan Sekitarnya
Sinergi Basarnas dan Relawan: Meningkatkan Kesiapan Menghadapi Bencana di Wonosobo dan Sekitarnya
Kodim 0707/Wonosobo Mulai Bangun Senderan Jalan Pada TMMD Reguler ke-120
Waspada Musim Hujan, Dua Rumah Warga Dilaporkan Tertimpa Pohon Tumbang
Dandim Perintahkan Anggota Waspada Bencana di Musim Penghujan


