Markplus Institute
Home » Gandeng Markplus Institute, Pelaku Wisata Dibekali Skill Digital Marketing

Gandeng Markplus Institute, Pelaku Wisata Dibekali Skill Digital Marketing

by Tri Laksono Adi Prabowo

Wonosobo, satumenitnews.com – Gandeng Markplus Institute, pelaku wisata di Wonosobo dibekali skill mengenai digital marketing.

Pelatihan Digital Markting sendiri diikuti sekira 80 orang yang berasal dari para pelaku wisata dan ekraf di Kabupaten Wonosobo. Pelatihan tersebut dijadwalkan bakal digelar selama tiga hari yakni dari 12-14 Oktober 2022.

Lebih lanjut, adapun dalam pelatihan tersebut akan di isi materi mengenai pemasaran digital untuk branding desa wisata beserta pemanfaatan media sosial seperti Instagram, Tiktok, dan Youtube.

Dewasa ini digital marketing menjadi tonggak keberhasilan sarana promosi, penjualan serta pengenalan destinasi wisata bagi wisatawan guna memperoleh informasi.

Apalagi, menurut survei yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo tahun 2021, sebesar 40% wisatawan memperoleh informasi destinasi wisata melalui media sosial.

Baca juga :  Terserempet Pajero, Wanita Pembonceng Motor Patah Tulang

Atas hasil temuan tersebut, pasar potensial pariwisata Wonosobo sangat menggiurkan, oleh karena itu perlu adanya pemanfaatan agar wisatawan makin tertarik untuk berkunjung.

Hal senada juga turut disampaikan oleh Sekretaris Disparbud Wonosobo, Burhanudin saat sesi pembukaan acara Pelatihan Pemasaran dan Penjualan bagi Pengelola Desa Wisata dan Pelaku Ekraf melalui Digital Marketing pada Rabu (12/10/2022) kemarin di Hotel Surya Asia.

Burhanudin berujar salah satu implikasi dari peningkatan kunjungan wisatawan akan menghasilkan keluaran yakni menaikkan belanja wisatawan di Wonosobo.

Lanjutnya, menurut Burhanudin perlu adanya tagar baku yang konsisten di mana dilakukan secara massif dan sistematis hingga dapat bertengger menjadi trending pada semua lini mesin pencari.

Baca juga :  Pra PORPROV Cabang Dayung, Sebanyak 17 Kontingen dari Kabupaten dan Kota se-Jateng Unjuk Kebolehan

Hal tersebut bukan tanpa alasan, dukungan informasi secara digital yang mudah ditemukan bakal menciptakan ekosistem yang nyaman, terpercaya dan memudahkan bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke kota Carica tersebut.

“Dengan tagar wisata wonosobo, maka siapapun yang mencari wisata wonosobo akan langsung menuju ke informasi tentang obyek wisata di Wonosobo”, terang Burhanudin.

Sementara itu Kabid Pemasaran Disparbud, Fatonah Ismangil mengemukakan bahwa saat ini kualitas SDM pelaku wisata dan ekraf di Wonosobo masih minim pengetahuan dan keahliannya mengenai pemasaran terkhusus pemasaran digital.

Sehingga harapannya melalui pelatihan digital marketing tersebut mampu meningkatkan kapasitas SDM pelaku wisata dan ekraf guna menjawab tuntutan di era digitalisasi.

Dengan bekal keahlian digital marketing, nantinya para pelaku wisata dan ekraf dapat menarik wisatawan domestik dan mancanegara guna meningkatkan waktu kunjungan dan membelanjakan uangnya di Wonosobo lebih banyak lagi.

Baca juga :  Amankan 19,7 Kilogram Bubuk Mercon, Dua Orang Penjual Dibekuk Polisi Kudus

Tak hanya itu, dengan hadirnya ketersediaan informasi yang bervariasi pada platform digital, maka wisatawan dapat mendapatkan layanan informasi yang cepat, tepat, menarik, puas dan terpercaya.

Para pelaku wisata dan ekraf barangkali sudah menguasai konsep dasar pemasaran konvensional, namun sejauh ini belum banyak memanfaatkan teknologi indormasi dan media sosial, hal tersebut yang menjadi alasan utama Disparbud gandeng Markplus Institute.

Satu yang diminta, semoga keluaran dengan terselenggaranya pelatihan ini, para pelaku wisata dan ekraf semakin melek teknologi informasi dan giat melakukan promosi serta penjualan usaha pariwisata terintegrasi. ***  Wonosobo

You may also like

Leave a Comment