Home » Tak Ingin Omicron Meluas, Binda Jateng Gelar Vaksinasi di 11  Kabupaten dan Kota

Tak Ingin Omicron Meluas, Binda Jateng Gelar Vaksinasi di 11  Kabupaten dan Kota

by Hasan

Semarang, satumenitnews.com –  Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah,  terus menggelar vaksinasi massal anak usia 6 hingga 11 tahun dan vaksinasi dari pintu ke pintu di 11 Kabupaten / Kota Provinsi Jateng.

Tak ingin omnicorn meluas hari ini BIN Jateng targetkan  peserta vaksin  sebanyak 18.000 dosis, Selasa (15/02).

Kepala BIN Daerah (Binda) Jawa Tengah, Brigjen TNI Sondi Siswanto dalam  keterangan persnya mengatakan 11 Kabupaten / Kota yang disasar hari ini adalah Kabupaten Banyumas, Banjarnegara, Wonosobo, Magelang, Kebumen, Wonogiri, Boyolali, Kudus, Pekalongan, Pemalang dan Kota Pekalongan.

“Binda Jateng dalam kesempatan ini, mendirikan 12 sentra vaksinasi di kabupaten/kota,” kata Sondi.

Dari keterangannya didapat untuk pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun telah dilakukan di Kabupaten Banyumas, Banjarnegara, Magelang, Kebumen, Wonogiri, Boyolali, Kudus, Pekalongan dan Kota Pekalongan  dengan target 10.000 dosis.

Baca juga :  BINDA Jawa Tengah Lakukan Percepatan Vaksinasi di Wilayah Kabupaten Temanggung

“Jenis vaksin yang digunakan bagi anak / pelajar adalah sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM untuk dipergunakan bagi anak / pelajar usia 6 hingga 11 tahun. Sementara untuk vaksinasi masyarakat secara door to door (DTD) dan vaksinasi booster menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan di masing-masing Kabupaten / Kota,” terang Sondi.

Dikatakan Sondi vaksinasi Booster dengan target sebanyak 1.300 orang dilaksanakan di Kabupaten Banjarnegara, Pemalang.

“Vaksinasi masyarakat dari pintu ke pintu kita laksanakan di Kabupaten Wonosobo, Boyolali, Kudus, Pekalongan, Pemalang dan Kota Pekalongan, dengan total target 6.700 orang. Namun saya perlu ingatkan meski gejala Covid-19 varian Omicron terbilang ringan, angka penularan yang tinggi jelas memicu kekhawatiran pemerintah. Karena itu pemerintah tetap merekomendasikan penerapan protokol kesehatan yang ketat agar pasien Covid tidak membanjiri fasilitas kesehatan di Indonesia,” harapnya.

Baca juga :  RSMR Kudus Luncurkan Ambulan Emergensi

Dikatakan Sondi pemerintah juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak termakan informasi tidak benar atau hoax tentang vaksinasi Covid-19. (E2)

You may also like

Leave a Comment