Wonosobo, satumenitnews.com – Satresnarkoba Polres Wonosobo kembali membongkar praktik penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial BS (34) harus berurusan dengan aparat penegak hukum setelah tertangkap tangan memiliki dan menyimpan sabu.
Warga Kecamatan Kalikajar ini ditangkap oleh petugas saat sedang berada di teras rumahnya. Penangkapan tersebut berlangsung pada Jumat, 17 April 2026, sekitar pukul 16.30 WIB.
Saat penyergapan terjadi, BS diduga kuat tengah bersiap untuk mengonsumsi barang haram tersebut sendirian di rumahnya.
Modus Penyimpanan dalam Sedotan
Kasatresnarkoba Polres Wonosobo AKP Teguh Sukosso menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari keresahan masyarakat setempat. Warga melaporkan adanya dugaan aktivitas peredaran narkotika yang mencurigakan di lingkungan mereka.
“Menindaklanjuti informasi masyarakat, anggota Satresnarkoba melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan seorang pria yang diduga menyimpan narkotika jenis sabu,” ujar AKP Teguh.
Petugas langsung melakukan penggeledahan badan di lokasi kejadian. Hasilnya, polisi menemukan satu paket sabu dengan berat kotor mencapai 1,24 gram dari tubuh tersangka.
BS berupaya mengelabui petugas dengan menyimpan sabu secara berlapis. Paket sabu dibungkus menggunakan tisu putih, lalu dimasukkan ke dalam potongan sedotan plastik hitam yang ditutup rapat menggunakan lakban berwarna oranye.
Bungkusan kecil tersebut kemudian disembunyikan di dalam bungkus rokok warna putih kombinasi merah, dan diletakkan secara sembunyi-sembunyi di dalam saku celana pendek yang sedang ia kenakan.
Temuan Alat Hisap di Lemari Pakaian
Penggeledahan tidak berhenti hanya di teras rumah. Petugas bergerak menyisir area kamar tidur tersangka dan kembali menemukan sejumlah barang bukti kuat yang memberatkan.
Di dalam tumpukan pakaian di lemari milik tersangka, polisi mendapati satu set alat hisap sabu atau bong yang dirakit sendiri dari botol plastik bekas.
“Selain mengamankan narkotika jenis sabu, petugas juga menemukan seperangkat alat hisap yang menguatkan dugaan penyalahgunaan narkotika oleh tersangka,” kata AKP Teguh.
Dari kamar tersebut polisi juga menyita barang bukti tambahan berupa pipet kaca, sekop rakitan dari sedotan plastik, korek api gas, gunting, serta plastik klip bekas pembungkus sabu.
Satu unit telepon genggam milik BS juga turut diamankan karena diduga kuat menjadi sarana komunikasi tersangka untuk bertransaksi narkotika.
Perburuan Pemasok dan Jerat Pidana
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, BS mengakui semua perbuatannya di hadapan polisi. Tersangka menyatakan telah beberapa kali membeli sabu dengan harga ratusan ribu rupiah.
Tersangka mengklaim sabu tersebut murni ia beli untuk dikonsumsi secara pribadi, bukan untuk diedarkan atau dijual kembali kepada orang lain.
Saat ini, tersangka BS beserta seluruh barang bukti telah dibawa dan diamankan di Mapolres Wonosobo. Polisi tengah melakukan pemeriksaan lanjutan yang intensif guna menelusuri jaringan peredaran dan memburu identitas pemasok utama sabu tersebut.
Atas tindak pidana ini, penyidik menjerat BS dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
AKP Teguh secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada warga yang berani melapor dan bersinergi dengan aparat kepolisian untuk membersihkan wilayahnya dari peredaran narkoba.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas informasi yang diberikan sehingga pengungkapan kasus ini dapat dilakukan. Peran masyarakat sangat penting dalam upaya pemberantasan narkoba. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersama-sama menjaga lingkungan agar terbebas dari narkotika,” ucapnya.
Ribuan Pil Siap Edar Diamankan Satresnarkoba Polres Wonosobo dari Seorang Pelaku
Polsek Sukoharjo Gelar Sosialisasi Narkoba dan UU ITE untuk Generasi Muda
Polsek Sukoharjo Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba dan UU ITE kepada Pemuda
Satnarkoba Wonosobo Ajak Pelajar Sadari Bahaya Narkoba Sejak Dini
Komitmen Berantas Narkoba, Polres Wonosobo Tangkap Dua Pelaku Pengedar Sekaligus Pemakai
Kapolres Wonosobo Ingatkan Bahaya Narkoba dan Ajak Siswa Hidup Disiplin dan Peduli Sesama

