Rudy Ramawy tutup usia
Home » Mantan Bos Google Indonesia, Rudy Ramawy Tutup Usia

Mantan Bos Google Indonesia, Rudy Ramawy Tutup Usia

by Tri Laksono Adi Prabowo
Listen to this article

Jakarta, satumenitnews.com – Mantan Bos Google Indonesia, Rudy Ramawy tutup usia pada Kamis (22/9/2022) pukul 21.30 WIB. Mantan orang nomor satu di Google Indonesia yang menjabat pada priode 2012-2015 tersebut dikabarkan wafat oleh Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI), Pandu Sjahrir.

Melalui Instagram pribadinya, Pandu Sjahrir menyampaikan bela sungkawanya terkait kepulangan Rudy Ramawy tersebut.

“Rest n Peace @rudyramawy May God bless your soul! A kind soul,” tulis Pandu, pada Jumat (23/9/2022).

Sebelumnya, Rudy pernah menjabat seagai Country Director Google Indonesia pada 2012-2015. Sepak terjangnya sangat luar biasa, ia bahkan berhasil yang memperkenalkan Youtube dan Google Street View di Indonesia.

Baca juga :  35 DPC Partai Demokrat Se-Jateng Selesaikan Muscab

Sebelum tutup usia, ia menjabat sebagai Deputy Chief Executive Officer Multipolar sejak 2018 hingga ia tutup usia.

Awal karirnya, Rudy pernah menjabat sebagai Brand Marketing di Procter & Gamble pada periode 1994-1997. Rudy juga pernah berkecimpung di dunia entertainment lewat Sony Music Group menjadi Marketing & Sales Director pada periode 1997-1999. Setelahnya ia bergabung bersama Warner Music Group sebagai Managing Director pada 1999.

Pada periode 2005-2008, Rudy menjabat sebagai Chief Marketing Officer di PT Axis dan juga Telekom Indonesia. ia juga tercatat kembali ke dunia hiburan setelah menjabat sebagai President Director Sony Music Entertainment pada 2003-2005.

Karir makin melejit setelah menjabat sebagai Direktur di RCTI pada periode 2008-2011. setelah bergabung bersama Google Indonesia, Rudy menjabat sebagai Board Member di Sociolla pada periode 2015-2020.

Baca juga :  MotoGP Diharap Zulkiefli Bisa Bawa Pariwisata NTB dikekal Secara Global

Sebelum akhirnya ia berlabuh di PT Multioplar tbk, ia terlebih dahulu menjabat sebagai Board Member di PT Visionet Internasional (OVO) pada periode 2017-2021.

You may also like

Leave a Comment