Wonosobo, satumenitnews.com – Kepedulian warga berpadu dengan respons cepat kepolisian berhasil menyelamatkan seorang perempuan lanjut usia yang telantar di wilayah Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah.
Seorang lansia ditemukan dalam kondisi kebingungan arah di sekitar Masjid Baitul Ridho, kawasan Jalantara, Desa Sambek, Kecamatan Wonosobo, pada Sabtu (6/6/2026) malam.
Kejadian tersebut pertama kali disadari oleh seorang warga bernama Suroso yang langsung bertindak proaktif menghubungi layanan Call Center 110 Polri.
Laporan aduan masyarakat ini langsung memicu pergerakan taktis dari jajaran Polres Wonosobo yang tengah bersiaga.
Personel PAMAPTA III bersama regu piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan piket fungsi segera meluncur ke tempat kejadian perkara.
Tim kepolisian mendatangi lokasi guna melakukan pengecekan visual sekaligus memberikan perlindungan awal kepada perempuan paruh baya tersebut.
Penelusuran Identitas Lintas Desa
Setibanya di lokasi penemuan, petugas kepolisian langsung membangun koordinasi dengan perangkat Desa Sambek untuk memulai tahapan identifikasi.
Berdasarkan hasil penelusuran silang dan keterangan di lapangan, petugas akhirnya berhasil mengungkap identitas lansia tersebut.
Perempuan yang sempat mengalami disorientasi lokasi itu dipastikan bernama Wiryanto alias Saniyah.
Data verifikasi kepolisian menunjukkan bahwa Saniyah merupakan warga yang sah berdomisili di Desa Kalierang, Kecamatan Selomerto.
Setelah identitas dan alamat pastinya terkonfirmasi dengan jelas, unit patroli kepolisian mengambil alih proses evakuasi.
Petugas secara langsung mengantarkan Saniyah kembali ke rumahnya di Selomerto dan menyerahkannya kepada pihak keluarga dalam kondisi aman.
Sinergi Warga dan Layanan Darurat Kedu
Langkah tanggap dari masyarakat kawasan eks-Karesidenan Kedu ini mendapat sorotan positif dari pucuk pimpinan kepolisian resor setempat.
Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif warga yang tanggap memanfaatkan saluran darurat resmi ketimbang mengambil tindakan main hakim sendiri atau sekadar membiarkan.
“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut melalui layanan 110,” kata AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.
Perwira menengah ini menegaskan bahwa institusinya akan terus menyiagakan sistem respons cepat untuk meredam segala bentuk kedaruratan di ruang publik.
“Polres Wonosobo berkomitmen memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat guna menjaga keamanan serta membantu warga yang membutuhkan pertolongan,” tegasnya.
Cek SPKT, Kapolres Wonosobo Gaungkan Semangat Polisi Siap Melayani
Optimalisasi Call Center 110, Kapolres Wonosobo Dorong Profesionalisme SPKT
Polda Jateng Gelar Peningkatan Kemampuan Personel SPKT Polres dan Polsek di Polres Wonosobo
Lacak Identitas Lansia Linglung di Sambek, SPKT Polres Wonosobo Respons Cepat Aduan Call Center 110
Respons Cepat Laporan 110, Polisi Evakuasi ODGJ Mengamuk di Desa Purwojati
Kapolsek Wadaslintang Turun Gunung, Rangkul Dua Desa demi Deteksi Dini Kamtibmas Wonosobo
Polsek Wonosobo Respons Cepat Penemuan Pria Meninggal Dunia di Rumah Kos
Tim Gabungan Polres Wonosobo dan Medis Evakuasi Korban Laka di Munggang Bawah
Penilaian Publik Ungkap Citra Baru Polres Temanggung, Warga Masih Harap Lebih
Respons Cepat Laporan Masyarakat, Polres Wonosobo Tangkap Terduga Pencuri Kotak Amal
Cepat Tanggap, Petugas Gabungan Evakuasi Korban Kecelakaan Listrik di Wonosobo
Suasana Desa Seperti Mati, ODGJ Berkeliaran Bawa Arit di Kleyang

