Home » Persit Wonosobo Mendukung Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Dan Minum Tablet Tambah Darah

Persit Wonosobo Mendukung Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Dan Minum Tablet Tambah Darah

PENDIM 0707/WONOSOBO

by Kodim 0707 Wonosobo
Listen to this article

Wonosobo, SatumenitNews – Tim Penggerak PKK Wonosobo menyelenggarakan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia dan minum tablet tambah darah bagi remaja putri, acara dibuka oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat bertempat di SMP Muhammadiyah (20/10/2023)

“Pada kesempatan yang baik ini, kita diingatkan kembali akan pentingnya kebersihan dalam menjaga kesehatan, yang salah satu langkah termudahnya adalah dengan mencuci tangan. Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia dapat dikatakan sebagai momentum pembaharuan komitmen yang setiap tahunnya kita lakukan dalam rangka meningkatkan kesehatan diri dan keluarga untuk mencapai kualitas kesehatan yang lebih baik, serta memperbaiki praktik-praktik kesehatan dan perilaku hidup sehat,” kata Bupati dalam membuka acara.

Baca juga :  Tahun 2023 Balon Tradisional Wonosobo Bakal Seru, Komunitas Bersama Pihak Terkait Siap Kawal

Apalagi mengingat belum lama Pandemi Covid-19 berlalu, yang mendorong kita semua untuk memprioritaskan kebersihan diri, khususnya kebersihan tangan, sebagai anggota tubuh utama penopang aktivitas sehari-hari. Termasuk menilik angka stunting di kabupaten kita yang masih cukup tinggi, dimana stunting berkorelasi erat dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat yang masih belum optimal di sekitar kita.

Untuk itu, Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Kabupaten Wonosobo tahun 2023 ini, saya harap mampu memobilisasi masyarakat untuk rajin mencuci tangan dengan sabun, sebagai langkah preventif penularan berbagai penyakit serta terbangunnya pola kebiasaan mencuci tangan untuk kesehatan dan kebersihan diri.

Cuci tangan pakai sabun dikenal sebagai teknik dasar terpenting untuk pencegahan penyebaran penyakit menular, dengan tingkat keberhasilan 80% dalam pencegahan infeksi umum dan 45% untuk pencegahan penyakit yang lebih berat. Selain itu, perilaku kecil seperti mencuci tangan dengan sabun, berdampak besar mengurangi angka kematian yang terkait dengan penyakit diare, hingga hampir 50%, apalagi menilik lebih dari 5.000 anak balita penderita diare meninggal setiap harinya di seluruh dunia, sebagai akibat dari kurangnya akses pada air bersih, fasilitas sanitasi, dan pendidikan kesehatan.

Baca juga :  Siap Menyongsong Tahun Politik, AHY Bakal Lantik 35 Ketua DPC Demokrat Se-Jateng

“Sebagaimana tema Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Kabupaten Wonosobo Tahun 2023, “Tangan Bersih Berada Dalam Jangkauan”, mari bersama-sama kita jaga anak-anak, keluarga, hingga saudara-saudara kita, melalui pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya dengan menggalakkan gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, fasilitas publik, maupun dilingkungan tempat tinggal masing-masing.

Saya mengajak seluruh yang hadir di sini, juga seluruh masyarakat Wonosobo untuk bersama-sama berjuang menyelamatkan hidup anak-anak dan sesama, agar terhindar dari berbagai penyakit, melalui pembiasaan cuci tangan pakai sabun serta perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Bupati.

Ketua Persit Cabang XXVII Wonosobo Ny. Sovy Helmy saat memberikan tablet tambah darah bagi remaja putri mengingatkan  bahwa kita kaum perempuan setiap 1 bulan sekali mengalami menstruasi. Saat itu banyak darah yang keluar, untuk itu agar kita kaum perempuan tetap sehat maka tidak ada salahnya minum tablet tambah darah khususnya saat menstruasi.

Baca juga :  Perjuangan Guru Usia 55 Tahun ke Atas: FGSNI Tekankan Inpassing di Audiensi Kanwil Kemenag Jawa Tengah

You may also like

Leave a Comment