Wonosobo, satumenitnews.com – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di jajaran Kepolisian Resor Wonosobo tahun ini menyoroti secara tajam isu kerentanan anak di ruang maya. Upacara yang digelar di halaman Mapolres Wonosobo pada Selasa (20/5/2026) tersebut tidak sekadar menjadi rutinitas seremonial, melainkan penegasan sikap aparat penegak hukum dalam mengawal tata kelola digitalisasi nasional.
Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, memimpin langsung jalannya upacara yang diikuti oleh seluruh personel kepolisian setempat. Peringatan tahun ini secara spesifik mengusung tema Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara, sebuah narasi yang menitikberatkan pada urgensi perlindungan generasi muda sebagai pilar utama pembentuk masa depan bangsa.
Kawal Instruksi Pembatasan Akses Digital
Dalam kesempatan tersebut, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan membacakan amanat resmi dari Menteri Komunikasi dan Digital. Amanat itu secara gamblang menyoroti langkah progresif pemerintah yang sejak 28 Maret 2026 resmi menunda akses media sosial dan platform digital berisiko tinggi bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Kebijakan pembatasan usia ini diproyeksikan untuk menciptakan lanskap ruang digital yang jauh lebih sehat dan aman. Langkah pencegahan ini diklaim menyesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak agar mereka terhindar dari paparan algoritma negatif yang mengancam psikologis pewaris estafet kepemimpinan nasional.
Sinkronisasi Misi Kedaulatan Negara
Lebih lanjut, amanat tersebut menegaskan bahwa tema Harkitnas 2026 sangat selaras dengan semangat pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah pusat saat ini terus memacu berbagai program strategis nasional yang menyentuh pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan kualitas sumber daya manusia secara komprehensif.
Bagi Kapolres Wonosobo, momentum Harkitnas ini harus dimaknai sebagai alarm pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk turun tangan secara aktif. Ancaman terhadap kedaulatan tidak lagi sekadar invasi fisik, melainkan penetrasi kebudayaan dan disinformasi di ruang digital yang menargetkan kelompok usia rentan.
“Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga tunas bangsa agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu menjaga kedaulatan negara di masa depan,” tegas Kapolres Wonosobo.
Polres Wonosobo Siagakan Personel di Titik Strategis, Arus Lalu Lintas Pagi Lancar
Antisipasi Kepadatan Wisatawan, Polres Wonosobo Laksanakan Pam Jalur Dieng
Polres Wonosobo Lakukan Pengamanan Humanis pada Pemberangkatan Jamaah Haji Kloter 22
Polres Wonosobo Siagakan Ratusan Personel Amankan Libur Panjang dan Arus Wisata Dieng

