Wonosobo, satumenitnews.com – Wahyu Lembu Suro Nugroho resmi mendaftarkan diri untuk kembali bertarung memperebutkan kursi Ketua Umum Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Wonosobo periode 2025-2029.
Penyerahan formulir pendaftaran dilakukan pada Selasa (18/3/2025) bertempat di Gedung DPRD Wonosobo.
Langkah politik olahraga pria yang kini juga menjabat sebagai Ketua Komisi C DPRD Wonosobo ini dipastikan akan memanaskan tensi Kongres Askab PSSI Wonosobo.
Sesuai jadwal, kongres penentuan pucuk pimpinan persepakbolaan lokal tersebut akan diselenggarakan pada Minggu (23/3/2025) bertempat di Aroma Caffe Tembelang.
Modal Dukungan Mayoritas Klub
Majunya Wahyu Nugroho sebagai petahana tidak lepas dari dorongan mayoritas pemilik suara yang menghendaki keberlanjutan program.
Tercatat sebanyak 32 klub sepak bola yang merumput di kasta Liga 1 dan Liga 2 PSIW Wonosobo secara terbuka mendeklarasikan dukungan penuh.
“Kami klub sepakbola Liga 1 dan Liga 2 PSIW, mendukung penuh Wahyu Nugroho untuk kembali menjadi Ketua Umum Askab PSSI Wonosobo periode 2025-2029,” ucap Arif Riyanto MS yang bertindak mewakili tiga puluhan klub anggota tersebut.
Kepercayaan ini diberikan bukan tanpa catatan prestasi. Perwakilan Klub Porka Kalibawang menilai kepemimpinan Wahyu pada periode 2020-2024 telah sukses menggairahkan kembali ekosistem sepak bola Wonosobo.
Di bawah nakhoda Wahyu, skuad Laskar Kolodete atau PSIW mencatatkan rekam jejak kompetitif dengan menembus putaran Liga 3 zona Jawa Tengah hingga menapaki kompetisi Liga 4 tingkat Nasional.
Strategi Cetak Pemain Lewat Sekolah Khusus
Menjawab tantangan dan dukungan dari klub anggota, Wahyu Nugroho telah merancang blueprint atau cetak biru kepengurusan empat tahun ke depan jika mandat tersebut kembali ia pegang.
Pembinaan usia dini ditetapkan sebagai program prioritas untuk memastikan regenerasi talenta lokal Kabupaten Wonosobo tidak terputus.
“Kami akan melanjutkan program yang sudah ada, yaitu memperkenalkan sepakbola sejak usia dini. Salah satunya dengan mendirikan sekolah sepak bola dan membuka Kelas Khusus Olahraga (KKO) mulai dari SD/MI hingga SMA/MA/SMK,” tegas Wahyu.
Ekspansi Kelas Khusus Olahraga (KKO) ke institusi pendidikan formal dinilai sebagai langkah strategis untuk menciptakan jenjang pembinaan yang terukur secara akademik dan fisik.
Pemain-pemain belia yang terjaring dan ditempa dari KKO serta sekolah sepak bola lokal nantinya diproyeksikan menjadi tulang punggung yang akan memperkuat tim Wonosobo di berbagai level kompetisi resmi masa depan.
Haornas Jadi Momentum Polres Wonosobo Tekankan Pentingnya Olahraga
Jaga Fisik Tetap Prima, Polres Wonosobo Laksanakan Olahraga Pagi
Transformasi KORMI, Komite Olahraga Masyarakat yang Menjaga Tradisi dan Kebugaran
Resmi Dilantik, Pengurus KONI Wonosobo Periode 2024-2028 Siap Tingkatkan Prestasi Olahraga
PON XX Aceh-Sumut Harapan Besar untuk Masa Depan Olahraga di Wonosobo
Mengapa Olahraga Penting untuk Kesehatan Mental dan Fisik: Tips untuk Tetap Aktif
Plogging: Olahraga Lari Sambil Bersih-Bersih Pertama di Wonosobo
Open Tournament Afif Husein Cup 2026 Resmi Dibuka, Polres Wonosobo Pastikan Kegiatan Aman
Bupati Afif Buka POPDA Wonosobo 2026, Jaring 4.546 Atlet Pelajar Berkarakter Pancasila
Skor Imbang PSIW vs Persitema dan Pengamanan Ketat Liga 4 Jateng
Polres Wonosobo Amankan Jalannya Liga 2, Pertandingan Berlangsung Kondusif
Liga 2 Wonosobo 2025 Berlangsung Kondusif Berkat Pengamanan Polres Wonosobo

