Wonosobo, satumenitnews.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo resmi memberikan fasilitasi legalitas badan hukum kepada 66 kelompok kesenian di Pendopo Kuntjoro Rukmi, Gerbang Mandala Wisata, Senin (27/4/2026). Langkah strategis ini bertujuan memperkuat tata kelola organisasi sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi para pelaku seni lokal.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menegaskan bahwa pemberian legalitas ini bukan sekadar urusan administratif belaka. Saat ini, tercatat ada 1.429 kelompok kesenian yang terdaftar di Wonosobo dan membutuhkan penguatan kelembagaan.
“Legalitas badan hukum menjadi pintu masuk menuju perlindungan hukum, tata kelola organisasi yang lebih baik, serta peluang kerja sama yang lebih luas, baik dengan pemerintah maupun pihak swasta,” kata Afif.
Menurut Afif, kekayaan seni budaya merupakan identitas daerah yang harus memberikan dampak ekonomi nyata. Penguatan lembaga seni diharapkan mampu menciptakan ruang ekspresi bagi generasi muda sekaligus menjadi sumber penghidupan baru.
Peluang di Tengah Kenaikan Kunjungan Wisata
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Fahmi Hidayat, memaparkan bahwa sektor pariwisata daerah sedang menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun terakhir, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 866.627 orang.
Angka tersebut mencerminkan peningkatan sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, integrasi antara pentas seni dan festival balon mampu menyedot perhatian hingga 350 ribu pengunjung dalam satu rangkaian acara.
“Hal ini menunjukkan bahwa arah pariwisata Wonosobo kini tidak hanya bertumpu pada keindahan alam, tetapi juga berkembang ke sektor seni budaya dan ekonomi kreatif,” kata Fahmi.
Sinergi Kelompok Seni dan Desa Wisata
Fahmi menambahkan bahwa proses fasilitasi ini akan terus diperluas untuk mencakup kelompok seni tradisional maupun kontemporer. Kebijakan pariwisata terbaru saat ini memang diarahkan untuk memperkuat ekosistem desa wisata.
Kelompok kesenian yang telah memiliki legalitas dan sertifikasi diharapkan menjadi motor penggerak di desa masing-masing. Hal ini dinilai krusial agar desa wisata di Wonosobo memiliki keunikan atraksi yang berdaya saing global.
Pemerintah Kabupaten berkomitmen untuk terus meningkatkan pembinaan dan kolaborasi lintas sektor. Upaya ini diharapkan menjadikan seni budaya sebagai kekuatan utama dalam menjaga jati diri Wonosobo sekaligus menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.
Pelestarian Seni Budaya Lokal di Wonosobo: Inovasi dan Konservasi Kesenian Tradisi
Hadiri Acara Rakanan Giyanti ke 269 Tahun, Bupati Katakan Ingin Punya Gedung Pertunjukan Kesenian
Puncak Festival Balon Udara Wonosobo 2026 Meriah di Alun-Alun, 45 Balon Terbaik Warnai Langit
Duta Seni Wonosobo Ramaikan TMII, Ribuan Diaspora Padati Anjungan Jawa Tengah
Harmoni Budaya Wonosobo Siap Guncang TMII: Tradisi, Inovasi, dan Semangat dari Lereng Dieng
Tradisi dan Hiburan Menyatu, Merti Dusun Cumpleng – Sewiyu Berlangsung Meriah Tanpa Gangguan
Polsek Kepil dan Koramil Kawal Pengamanan Tari Lengger di Ngadirojo Kulon
Karnaval HUT RI ke-80 di Wonosobo Libatkan 7 Ribu Peserta, Angkat Tema Lestari Alam dan Budaya

