Home » Kodim Wonosobo Sosialisasi Rekrutmen Prajurit Jalur Santri

Kodim Wonosobo Sosialisasi Rekrutmen Prajurit Jalur Santri

by Hasan

WONOSOBO – Kodim 0707/Wonosobo menggelar kegiatan sosialisasi rekrutmen calon prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) jalur santri di tiga pesantren, pada Kamis (20/1/2022).

Pesantrean tersebut yaitu di Ponpes Al Mubarok Manggisan, Ponpes Roudlotut Tholibin Jawar Mojotengah dan Ma’had Ilmu Al Qur’an Al Hikam Tempelsari, Kalikajar.

Pasi Pers Kodim 0707/Wonosobo Letda Inf Dremo menyampaikan bahwa rekrutmen calon prajurit TNI-AD jalur santri dan lintas agama tersebut merupakan gagasan atau program langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Lebih lanjut disampaikan bahwa tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberikan informasi tentang dibukanya rekrutmen TNI-AD khusus para Santri dan juga lintas agama.

Baca juga :  Gudang Kapuk di Kandangmas Kudus Ludes Terbakar

“Sosialisasi penerimaan Prajurit TNI-AD khusus sumber santri ini merupakan bagian dari spotting (pemilihan) dan kampanye kreatif rekrutmen Prajurit TNI AD Reguler santri dan lintas agama untuk Tamtama dan Bintara PK TA. 2022, ” kata Pasi Pers.

Syarat wajib untuk bisa masuk TNI jalur santri adalah mampu membaca Al Qur’an dengan baik, hafal juz amma, mampu berpidato/kultum, mampu menjadi imam.

Sedangkan syarat tambahan adalah memahami hadist minimal 3 hadist, dapat membaca dan menerjemahkan kitab kuning, mampu berbahasa arab, surat rekomendasi dari pengasuh atau pimpinan pondok.

Sementara itu, KH Nur Hidayat dari Ponpes Al Mubarok, sangat mengapresiasi dan menyambut baik atas program tersebut.

Baca juga :  Pedagang Pasar Induk Wonosobo Mulai Menata Lapak di Tempat Gedung Baru, Ka UPT Pasang Badan

Ia mengatakan bahwa TNI dulu berasal dari santri jadi sudah seharusnya diadakan sosialisasi rekrutmen prajurit jalur santri.

Ia juga mengucapkan terima kasih baik kepada Korem 072/Pamungkas maupun Kodim 0707/Wonosobo atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Semoga program semacam ini bisa dilanjutkan secara berkesinambungan sehingga anak-anak santri bisa mendapatkan informasi yang cukup dan selanjutnya bisa mendaftar menjadi anggota TNI-AD,” pungkasnya.

You may also like

Leave a Comment