Home » Gerakan Entaskan Kemiskinan Menuju Sejahtera di Wonosobo Didapuk Dapat Pecahkan Masalah Kemiskinan

Gerakan Entaskan Kemiskinan Menuju Sejahtera di Wonosobo Didapuk Dapat Pecahkan Masalah Kemiskinan

by Manjie

Wonosobo, satumenitnews.com – Masalah kemiskinan masih menjadi perhatian semua pihak,  berbagai upaya mengentaskan kemiskinan terus dilakukan mengingat Kabupaten Wonosobo masih menempati posisi kedua tertinggi se-Jawa Tengah.

Diungkapkan oleh Wakil Bupati Muhammad Albar yang juga ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) bahwa angka kemiskinan berdasarkan data tahun 2021 masih mencapai 17,67 persen.

“Saya berharap, dengan Gerakan Entaskan Kemiskinan Menuju Sejahtera (Gerimis Mesra) mampu memberikan dampak atau sinyal positif yang dirasakan manfaatnya secara langsung melalui peningkatan konsumsi masyarakat sangat miskin, jadi Gerimis Mesra ini merupakan kolaborasi lintas sektor dengan menyumbangkan bahan makanan atau bahan kebutuhan pokok masyarakat yang mengandung protein dan kalori tinggi bagi lapisan masyarakat yang benar-benar miskin terdampak covid-19, maka kami utamakan bagi 25 desa di Wonosobo dengan kemiskinan ekstrim,” kata Albar, Rabu, (2/3) di Pendopo Wakil Bupati.

Baca juga :  Gaungkan Perlindungan Sosial, Sebanyak 1451 Orang ditetapkan Menjadi Petugas Regsosek

Albar juga berkata untuk menyukseskan gerakan tersebut, selain persiapan yang matang dan terencana juga perlunya berbasis “single data” sehingga masyarakat penerima bantuan sosial tepat sasaran secara komprehensif.

Albar juga menyinggung permasalahan di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta ekonomi yang menurutnya juga sebagai penyumbang angka kemiskinan yang masih tinggi.

“Kita harus tetap optimis dan bekerja keras untuk menyukseskan Gerimis Mesra ini dengan mengkaji dan membuat perencanaan yang matang, sehingga output target angka kemiskinan beberapa bulan ke depan dapat menurun,” jelasnya.

Meningkatkan Konsumsi Kalori dan Protein, Pemkab Targetkan Angka Kemiskinan

Sementara Kepala Bappeda, Jaelan Sulat menambahkan bahwa program Gerimis Mesra juga diharap mendukung suksesnya Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada bulan Maret dan September 2022.

Baca juga :  Disperkimhub Wonosobo Adakan Diklat K3 Selama 6 Hari

Jaelan menghimbau agar masyarakat berpartisipasi aktif memberikan data atau informasi yang tepat dan membantu meningkatkan konsumsi makanan warga sangat miskin terhadap Susenas tersebut.

Secara teknis, Jaelan meminta agar seluruh komponen Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), swasta, serta masyarakat juga berpartisipasi aktif dengan membantu memberikan bantuan bahan makanan berupa beras, telur, ikan, bandeng, abon, minyak goreng kemasan yang dikumpulkan di Gedung Sasana Adipura paling lambat 4 Maret 2022.

“Kami berharap angka kemiskinan di Wonosobo dapat menurun, melalui Gerimis Mesra ini konsumsi kalori dan protein meningkat serta pendapatan masyarakat juga meningkat sehingga target penurunan kemiskinan mampu di angka 14%,” tandasnya. (E1)

Baca juga :  Meriahkan HUT TNI ke-77, Persit Wonosobo Adakan Lomba Fashion Show

You may also like

Leave a Comment