Home » Dandim Wonosobo Secara Resmi Menutup Program TMMD Sengkuyung

Dandim Wonosobo Secara Resmi Menutup Program TMMD Sengkuyung

KODIM 0707/WONOSOBO

by Kodim 0707 Wonosobo
Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Kodim 0707/Wonosobo melaksanakan upacara penutupan TMMD Sengkuyung tahap I di Desa Pasuruhan, Kecamatan Watumalang. Letkol Inf Helmy Dandim 0707/Wonosobo sebagai inspektur upacara secara resmi menutup kegiatan ini dengan memukul gong, Kamis (8/6/2023).

Dalam kesempatan tersebut Letkol Inf Helmy membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro, disampaikan bahwa program TMMD merupakan salah satu upaya TNI dalam memperkuat ketahanan masyarakat sebagai potensi kewilayahan.

Program TMMD yang dimulai sejak tahun 1980-an dengan sebutan Program ABRI Masuk Desa (AMD) ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia yang sebagian besar tinggal di daerah pedesaan.

TMMD juga dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan sarana prasarana dan infrastruktur di wilayah-wilayah yang masih sangat membutuhkan.

Baca juga :  Superhero Muncul Saat Kegiatan Pra TMMD Sengkuyung Tahap II

Program TMMD ini merupakan wujud kepedulian Kodam IV/Diponegoro untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong serta kemanunggalan antara TNI dan Rakyat dalam mengakselerasi program pemerintah yang sangat dibutuhkan masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bersama, hal ini sesuai dengan tema TMMD ke-116 TA 2023 yaitu “Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat”.

“Saya bangga, berkat kerja sama dan kerja keras para anggota TNI-Polri, Pemda dan masyarakat, sasaran TMMD baik fisik maupun non  fisik dapat tercapai. Sasaran fisik TMMD berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur diantaranya pembangunan sarana transportasi, pembuatan jembatan, tanggul, pemasangan gorong-gorong, pembangunan gapura, pembuatan pos kamling, sarana olahraga, renovasi rumah ibadah, sekolah dan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pembangunan sarana sanitasi warga dapat diselesaikan tepat waktu,” kata Pangdam.

Baca juga :  Hari Ibu, Momentum Stop Kekerasan Terhadap Perempuan

Dalam peryataannya, Pangdam IV/Diponegoro memberikan beberapa penekanan yaitu pertama, pelihara terus semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI-Rakyat, jangan mudah terhasut dan terprovokasi.

Kedua, pelihara terus semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini.

Ketiga, pelihara hasil program TMMD, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh warga  masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang.

Keempat, kepada para Dansatgas TMMD, segera lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD untuk dijadikan bahan perbaikan pada program TMMD mendatang.

Kelima, kepada para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD, dengan selesainya kegiatan ini segera kembali ke induk pasukan masing-masing dan perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan.

Baca juga :  Jalur Perseorangan Tertutup, Bawaslu Wonosobo Minta Partai Politik Terbuka dan Akomodatif

You may also like

Leave a Comment