Wonosobo, satumenitnews.com – Geliat pariwisata di Kabupaten Wonosobo mulai menunjukkan tren pemulihan setelah terpuruk akibat hantaman pandemi selama dua tahun terakhir.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo mengambil langkah strategis dengan menggandeng komunitas Dulur Koi Indonesia.
Keduanya menyelenggarakan Telaga Menjer Koi Show mulai tanggal 4 hingga 6 Maret 2022.
Terobosan Kompetisi di Alam Terbuka
Pemilihan Obyek Wisata Telaga Menjer di Desa Maron, Kecamatan Garung merupakan sebuah terobosan baru dalam skena kompetisi ikan hias.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Agus Wibowo menjelaskan alasan krusial di balik pemilihan lokasi tersebut.
Ia menyebutkan bahwa Koi Show diadakan secara luar ruang untuk memancing kedatangan wisatawan sekaligus mempromosikan keindahan destinasi andalan daerah.
“Selain mendatangkan wisatawan, kita juga promosikan obyek tersebut agar semakin banyak orang tahu keindahan Telaga Menjer yang menjadi kebanggaan kita bersama,” ungkap Agus.
Humas Panitia Koi Fathur menambahkan bahwa kompetisi serupa sudah beberapa kali diadakan di Wonosobo dengan animo peserta yang selalu tinggi.
Namun penyelenggaraan sebelumnya selalu mengambil tempat di lokasi tertutup seperti aula atau gedung olahraga.
“Baru kali ini dilakukan di sebuah tempat terbuka dan di obyek wisata,” jelas Fathur.
Tembus Ribuan Peserta Lintas Provinsi
Keputusan memindahkan arena ke kawasan wisata terbuka mendapat sambutan sangat positif dari para pecinta koi nusantara.
Fathur merinci bahwa hingga tanggal 4 Maret sudah ada 1.000 ekor ikan yang terdaftar dalam kompetisi ini.
Para peserta tersebut datang dari berbagai daerah lintas provinsi dan kabupaten.
“Ini adalah event nasional dengan juri nasional,” tegas Fathur.
Proses penjurian utama dilangsungkan pada 5 Maret 2022 dan pengumuman pemenang dijadwalkan pada hari Minggu, 6 Maret 2022.
Terdapat 14 kategori yang diperlombakan dalam kontes ini.
Kesuksesan persiapan acara juga tidak lepas dari koordinasi matang lintas elemen di tingkat desa.
Pihak panitia difasilitasi oleh pemerintah daerah untuk menggandeng Pemerintah Desa Maron, Kelompok Sadar Wisata, Karang Taruna, dan masyarakat setempat.
Syarat Ketat di Tengah Pemulihan
Bupati Wonosobo turut memberikan dukungan penuh melalui pernyataan video yang diunggah di akun Instagram resmi dinas pariwisata sepekan sebelum acara.
Pemerintah daerah menaruh harapan agar perputaran roda ekonomi masyarakat di sekitar Telaga Menjer dapat kembali hidup seiring melonjaknya angka kunjungan wisata.
Meski pelonggaran wisata mulai dilakukan, penyelenggara memastikan tidak ada kompromi dalam urusan keselamatan kesehatan.
Agus Wibowo menekankan bahwa sistem pemantauan berlapis diberlakukan bagi setiap pengunjung dan peserta yang masuk ke area telaga.
“Di lokasi destinasi sudah kami sediakan kode QR untuk aplikasi PeduliLindungi, jadi silakan nanti yang akan melihat event Koi Show dan berkunjung ke destinasi Telaga Menjer untuk scan kode aplikasi tersebut,” terangnya.
Ia meminta pengunjung tidak merasa terbebani dengan prosedur pemindaian tersebut.
Penegakan aturan ini mutlak diperlukan demi menjamin kelangsungan agenda pariwisata Wonosobo di masa mendatang tanpa memicu gelombang kasus penularan baru.
“Aplikasi jelas hanya untuk mempermudah pantauan saja, sedangkan protokol kesehatan agar tidak terjadi peningkatan penularan Covid-19 lagi. Jadi event ini bisa berjalan dengan lancar disusul event-event lain yang sudah kita jadwalkan,” pungkas Agus.
Patroli Dialogis Polres Wonosobo, Upaya Preventif yang Lebih dari Sekadar Ronda Malam
Wonosobo Gelar Acara Sepanjang 2025: Ini Rangkaian Kalender Event Pariwisata
Peluncuran Kalender Event Pariwisata Wonosobo 2025: Target Wisatawan Capai 2,5 Juta Orang
Jannur Resto: Destinasi Kuliner dan Event Halal Terbaru di Wonosobo, Resmi Dibuka Hari Ini!
Java Balloon Attraction 2024: Event Unggulan Jawa Tengah Siap Meriahkan Wonosobo
Ribuan Lampion Mengangkasa di Malam Event Specta Sindoro Sumbing Triathlon & Duathlon 2024

