Home » Rumah Makan Shanti Rahayu Wonosobo

Rumah Makan Shanti Rahayu Wonosobo

Kuliner Legend Wonosobo

by Manjie
Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Rumah Makan Shanti Rahayu pernah jaya dan cukup terkenal di masyarakat Wonosobo dan wisatawan asing dengan olahan ayam gorengnya di era tahun 1980 hingga 1990-an.

Meski terkenal dengan masakan ayam gorengnya, menu masakan lain seperti Ca, bakso, soto, brongkos, nasi goreng, sate jamur dan masakan khas jawa lainnya juga tak kalah lezat dan bikin lidah bergoyang.

Yang menggemari masakan  jeroan sapi seperti babat, iso serta lidah sapi juga akan dimanja di Rumah Makan Shanti Rahayu.

Rumah Makan Shanti Rahayu yang pertama kali dibuka sekitar tahun 1984 oleh Bu Sri ini berawal dari tutupnya usah konveksinya yang terpaksa tutup, Toko konfeksi Pamugar namanya.

Berbekal ketrampilan memasak yang diwariskan dari neneknya yang berasal dari Tulungagung, Jawa Timur dan ibunya yang lama tinggal di Banyumas ia melakukan eksperimen selama kurang lebih 2 bulan sebelum membuka Rumah Makan di halaman rumahnya.

Baca juga :  Rumah Makan Mbok RO 5, Sedapnya Masakan Khas Ndeso

“Kalau masakan Jawa Timur-an kan terkenal banyak yang cocok, berbekal itu saya lakukan eksperimen sekitar 2 bulan untuk  mencari resep makanan yang cocok dijual disini. Lalu ketemu menu ayam goreng, bakmoy, nasi rames, nasi goreng dan sayur asem untuk dijual,” ungkapnya.

Berjalannya waktu menu di Rumah Makan Shanti Rahayu berkembang dan bertambah, namun kelezatan ayam gorengnya menjadi legenda hingga sekarang.

Menurut Bu Sri kelezatan masakannya tetap bertahan karena ini akan menjadi resep warisan keluarga, salah satu anaknya, Andi yang sekarang meneruskan mengelola usahanya.

“Kita sengaja untuk tidak merubah konsep makanannya, jadi yang ingin makan masakan Jawa ya ke Rumah Makan ini. Kalau ingin menu masakan yang kekinian bisa datang ke Dewani Resto saja, itu anak saya Andra yang buka,” ujarnya.

Baca juga :  De Koffie Tempat Nongkrong Seru di Wonosobo

Rumah makan ini dulunya sangat terkenal dikalangan menengah keatas, maklum era itu yang gemar jajan dirumah makan hanya di dominasi kalangan orang berduit saja.

Diera digital seperti sekarang, wisata kuliner tak memandang kalangan menengah atau bawah, asalkan suka dan minat, apalagi sedang hits bakal diburu  untuk dinikmati.

Meski begitu Bu Sri Iswari menyangkal rumah makannya hanya didatangi kalangan menengah keatas saja, masyarakat biasa juga membeli masakan di Rumah Makan Shanti Rahayu, hanya saja kebanyakan untuk dibawa pulang.

2 pilar ciri khas bangunan kolonial masih tampak kokoh berdiri

Interior Rumah Makan Shanti Rahayu juga tidak banyak berubah dari dulu hingga sekarang, kursi besi mewah pada jamannya masih tetap digunakan membuat suasana klasik rumah makan mewah era 80/90an tetap bertahan.

Lebih mengejutkan lagi adalah bangunan utama Rumah Makan Shati Rahayu adalah bangunan yang didirikan tahun 1918 dan merupakan bangunan  kolonial Belanda.

Baca juga :  Event Wonosobo Custume Carnival Mulai Buka Pendaftaran

Ciri khas bangunan Belanda terlihat jelas di lobi kasir rumah makan, dua pilar yang awalnya merupakan halaman rumah itu masih tampak kokoh berdiri.

Penasaran kan?

Pastilah jadi penasaran selezat apa masakan di Rumah Makan Shanti Rahayu yang konon katanya masakannya tidak berubah rasa sejak tahun 1984 di buka, khususnya Ayam gorengnya yang legendaris.

Dan perlu diketahui oleh pecinta kuliner, masakan di Rumah Makan Shanti Rahayu bebas MSG sejak pertama kali di buka, makin penasaran kan?

Yoo…

Bagi yang belum paham lokasi Rumah Makan Shanti Rahayu ini alamatnya:

Rumah Makan Shanti Rahayu, Jalan Ahmad Yani nomor 122 Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia.

Bisa juga pesan tempat terlebih dahulu untuk makan di Rumah Makan Shanti Rahayu dengan chat tombol WhatsApp di bawah ini:

Shanti Rahayu

Daftar Menu

Dan ini Mapnya untuk diakses dan jadi panduan.

 

You may also like

Leave a Comment