Home »  Pemkab Wonosobo Himbau CASN Tak Tergiur Calo

 Pemkab Wonosobo Himbau CASN Tak Tergiur Calo

by Manjie

WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo membuka 1.579 formasi baru untuk penerimaan calon aparatur sipil Negara (CASN) Tahun 2021. Dalam surat bernomor 810/0695 yang ditandatangani Sekretaris Daerah One Andang Wardoyo dijelaskan secara detail jenis formasi maupun persyaratan yang wajib dipenuhi masing-masing pendaftar, Senin (5/7/2021).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah, DR Prayitno mengatakan surat resmi pengumuman seleksi pengadaan CASN untuk Pemkab Wonosobo Tahun 2021 telah diterbitkan. Ada 1.424 formasi untuk tenaga kependidikan.

“Untuk pengadaan CASN Tahun 2021, kebutuhan paling besar ada pada tenaga kependidikan, yaitu mencapai 1.424 formasi atau 90,2 %. Keseluruhan tenaga kependidikan tersebut dari formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan akan ditugaskan sebagai guru pada jenjang SD dan SMP di seluruh wilayah Kabupaten Wonosobo,” terang Prayitno.

Sementara, untuk tenaga non kependidikan, Prayitno menjelaskan Pemkab Wonosobo membuka 156 formasi, terdiri dari 21 formasi tenaga teknis, dan 134 tenaga kesehatan, termasuk di dalamnya 3 formasi yang ditujukan bagi penyandang disabilitas.

Baca juga :  Menjelang Puncak Acara HUT Kabupaten Wonosobo Ke-197, Forkominda Ziarah Ke Makam Ki Ageng Wonosobo

“Untuk tenaga non guru, Pemkab Wonosobo menyediakan 156 formasi. Nantinya dibuka 134 tenaga kesehatan, dimana 14 formasi diantaranya merupakan PPPK. Kemudian ditambah tenaga teknis 21 formasi, termasuk di dalamnya ada 3 formasi untuk penyandang disabilitas,” bebernya.

Ketentuan beserta persyaratan yang wajib dipenuhi pendaftar, menurut pemegang gelar Doktor dari Universitas Diponegoro itu, secara lengkap, telah diunggah pada website resmi BKD Wonosobo, yaitu http://casn.wonosobokab.go.id. Para peminat formasi, dikatakan Prayit dapat mengunduh pengumuman resmi dengan membuka laman tersebut.

“Selain melalui website resmi, sejumlah informasi terkait seleksi pengadaan CASN Pemkab juga dipasang pada laman media sosial Instagram, Twitter dan juga dapat ditanyakan di layanan informasi BKD, baik melalui Whatsapp di nomor 081225845379, maupun layanan hotline di nomor 0286-321221,” jelas Prayitno.

Baca juga :  Peraturan Daerah Wonosobo No 14 Tahun 2010 Tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum

Masyarakat Harus Ikut Awasi Proses Seleksi

Kepada para calon ASN Pemkab Wonosobo, Prayit juga menegaskan bahwa seluruh proses seleksi pengadaan CPNS dan PPPK tersebut tidak dipungut biaya dan dilaksanakan dengan transparan.

“Seluruh proses seleksi ini tidak dipungut biaya, dan perlu kami tekankan agar para pelamar jangan sampai tergiur oleh Calo. Mungkin nantinya ada penawaran oknum-oknum yang mengatasnamakan instansi. Munkin mereka akan menjanjikan pada para CASN dengan syarat menyerahkan uang atau barang terlebih dahulu,” tegas Prayitno.

Sementara Sekretaris Daerah, One Andang Wardoyo juga menyebut pihaknya meminta seluruh warga masyarakat turut mengawasi seleksi CASN. Dia meminta masyarakat tak segan melapor apabila ada indikasi pelanggaran dalam prosesnya.

Baca juga :  Bupati Kudus Minta Masyarakat Jaga Kondusifitas Wilayah Jelang Nataru

“Saya pastikan proses peneriman tidak dipungut biaya. Jangan tergiur tawaran oknum yang mengatasnamakan instansi untuk menyerahkan uang atau barang agar diterima menjadi CASN maupun PPPK. Jika ada oknum yang melakukan pungutan liar, segera laporkan ke saya atau BKD Kabupaten Wonosobo,” tandas Andang.

Selain itu, Andang juga menegaskan bahwa proses seleksi semua pihak untuk tetap taat terhadap Protokol Kesehatan. Hal ini karena seleksi dilaksanakan di tengah masa pandemi COVID-19.

“Pada saatnya para peserta yang mengikuti tahapan-tahapan seleksi, kami minta harus tetap menaati protokol kesehatan. Temasuk tes SKD. Terapkan 5M,  senantiasa mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan interaksi dalam keramaian agar tidak sampai memunculkan klaster penularan baru,” pungkas Andang.

You may also like

Leave a Comment