Home » Kodim Wonosobo Menerima Pengarahan Werving Kodam IV/Diponegoro

Kodim Wonosobo Menerima Pengarahan Werving Kodam IV/Diponegoro

PENDIM 0707/WONOSOBO

by Kodim 0707 Wonosobo
Listen to this article

Tim Analisa Werving Kodam IV/Diponegoro yang dipimpin oleh Kolonel Arm Mawardi mengadakan pengarahan dan sosialisasi werving (penerimaan calon prajurit) kepada prajurit Kodim 0707/Wonosobo bertempat di aula Makodim.  Tim diterima langsung oleh Dandim Letkol Inf Helmy. (8/8/2023)

Saat membuka acara Dandim menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Tim yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pengarahan tentang penerimaan calon prajurit.  Ini menjadi sangat penting karena di Wonosobo peminat masuk TNI cukup banyak.  Akan tetapi karena keterbatasan informasi yang tepat dari para peminat tersebut banyak yang gugur atau tidak lolos saat seleksi.

“Kami atas nama satuan mengucapkan terima kasih kepada tim yang telah mengunjungi Kodim 0707/Wonosobo untuk memberikan pencerahan dan informasi tentang werving. Ini sangat penting untuk kita simak bersama dengan harapan dari Wonosobo banyak yang bisa masuk menjadi anggota TNI. Mengingat saat ini setiap penerimaan jumlah yang lolos bila dibandingkan dengan kabupaten lain Wonosobo selalu berada dibawah” kata Dandim.

Baca juga :  Bupati Wonosobo Lantik PPPK dan CPNS Formasi 2023 di Gedung Korpri

Kolonel Arm Mawardi saat memberikan pengarahan mengatakan kepada para anggota Kodim yang turut hadir dalam pengarahan tersebut bahwa, masuk tentara itu gratis tidak dipungut biaya, maka kalian jangan percaya kalau ada yang menjanjikan dengan sejumlah uang akan bisa lulus masuk menjadi Prajurit TNI.

Selanjutnya Kolonel Arm Mawardi juga mengingatkan dan menekankan kepada prajurit yang mempunyai keluarga yang akan mengikuti seleksi menjadi Prajurit TNI agar tidak menggunakan kesempatan yang tidak taat hukum, menjanjikan bisa memasukkan menjadi prajurit TNI dengan memberi sejumlah uang (suap).

“Apabila anak, keluarga atau warga di desa binaan akan masuk tentara harus disiapkan jauh – jauh hari. mulai dari fisik, kesehatan, kesemaptaan maupun persyaratan administrasi. Secara fisik mereka kita latih dan diajarkan, kita bina sehingga saat mengikuti tes bisa berjalan sesuai harapan bersama. Masalah kesehatan bisa kita ajak mereka untuk tes kesehatan sehingga jika ada kendala atau permasalahan bisa diobati sehingga saat tes tersebut sudah sembuh,” kata Kolonel Arm Mawardi.

Baca juga :  Diduga Sudah 3 Hari, Nenek di Kudus Ditemukan Meninggal

You may also like

Leave a Comment