Wonosobo, satumenitnews.com – Angka peredaran obat terlarang kembali mengancam setelah belasan warga terbukti positif menggunakan barang haram tersebut hingga pertengahan tahun ini. Tercatat sudah ada 16 kasus narkotika di Kabupaten Wonosobo yang terungkap hanya dalam kurun waktu enam bulan terakhir. Lonjakan angka pengguna ini memaksa para pemuka agama turun tangan langsung menjadikan mimbar masjid sebagai benteng pencegahan.
Seluruh dewan masjid dan organisasi Islam segera menerima instruksi tertulis secara resmi pada pekan ini. Aturan tersebut mewajibkan para khatib untuk menjadikan bahaya narkotika sebagai materi sentral dalam khutbah Jumat pada 26 Juni mendatang. Langkah serentak ini diambil sebagai respons darurat bertepatan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional.
Strategi Khutbah Jumat Tekan Kasus Narkoba Wonosobo
Pendekatan agresif lewat jalur agama dinilai lebih cepat menyentuh kesadaran masyarakat langsung dari tingkat keluarga. Warga dituntut menciptakan ruang obrolan terbuka di rumah agar anak-anak tidak mencari pelarian ke obat-obatan terlarang. Pemahaman yang didapat jamaah dari masjid diharapkan bisa langsung diterapkan di meja makan keluarga mereka masing-masing.
Pola peredaran yang semakin meresahkan membuat intervensi tidak bisa lagi hanya mengandalkan operasi penangkapan polisi. Lingkungan terkecil seperti keluarga dan rukun tetangga harus bergerak aktif menjadi tameng pertama pelindung generasi muda. Kesadaran kolektif ini terus dipompa agar grafik pecandu tidak merangkak naik hingga akhir tahun.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Wonosobo, Harjanto, menyebut komunikasi keluarga yang sehat adalah kunci memutus rantai kecanduan sejak dini. “Ketika keluarga mampu menghadirkan ruang dialog yang terbuka, perhatian, serta pendampingan memadai, maka risiko anak terjerumus narkoba dapat diminimalkan,” ucapnya di Kalikajar, Rabu (24/6). Sementara itu, Sekretaris MUI Kabupaten Wonosobo, Toharotun, menegaskan bahwa para penceramah memegang tanggung jawab moral untuk menyebar pesan kewaspadaan ini secara langsung kepada jamaah.

