Government Transformation Academy
Home » Government Transformation Academy Bakal ‘Gebuk’ ASN yang Gaptek

Government Transformation Academy Bakal ‘Gebuk’ ASN yang Gaptek

by Tri Laksono Adi Prabowo

Wonosobo, satumenitnews.com – Government Transformation Academy atau GTA bakal dihadirkan guna menaikkan indeks penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Wonosobo.

Diketahui indeks penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Wonosobo baru mencapai angka 2,32%.

Besaran angka tersebut dinilai masih kecil dan jauh dari kata ideal untuk menghsilkan keluaran ASN yang berkualitas.

Dalam pelatihan Government Transformation Academy (GTA) akan diikuti sebanyak 181 peserta dengan 16 narasumber pendamping yang akan segera berlangsung 5 hari mulai dari tanggal 3-7 Oktober 2022.

Pelatihan tersebut akan terbagi ke dalam 5 materi yakni Manajemen Resiko bertempat di BPPKAD dan SMK N 1 Wonosobo dengan total waktu 32 jam, Keamanan Informasi di Kantor Diskominfo dan BKD total waktu 35 jam, Manajemen Layanan di Gedung GOW total waktu 40 jam, Data Science Fundamental di Gedung Arpusda total waktu 40 jam, dan Sosial Media Analisis bertempat di Gedung Bappeda dengan total waktu 50 jam.

Baca juga :  Kebakaran Rumah Di Balekambang Wonosobo, 1 Tewas Dinihari Tadi

Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo menuturkan melalui pelatihan GTA akan mampu menghasilkan keluaran ASN yang memiliki kemampuan sesuai dengan pelatihan yang sudah diikuti.

“Pelatihan GTA, akan mampu menghasilkan keluaran ASN yang memiliki kemampuan lebih sebagaimana program pelatihan yang diikuti, sehingga dapat diterapkan pada proses bisnis pemerintahan sehari-hari,” terang Andang saat membuka Pelatihan GTA Digital Talent Scholarship Senin, (03/10/2022) di Pendopo Selatan.

Lebih lanjut, Andang juga menekankan pentingnya pelatihan GTA diantaranya yakni untuk meningkatkan kapasitas sumber daya ASN Wonosobo untuk mempercepat SPBE.

Apabila pelatihan GTA sukses terlaksana, diharapkan dapat menjadi momen pembenahan sistem pemerintahan dalam menerapkan good government dan clean government guna tata kelola dan pelayanan publik yang lebih baik.

Baca juga :  Tanah Longsor Akibatkan 2 Rumah Rusak di Watumalang

“Penerapan SPBE dalam mewujudkan good and clean government membutuhkan dukungan dari seluruh aparatur pemerintah, sehingga penting bagi ASN melek teknologi,” ujarnya.

Andang berujar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara penting suatu pemerintahan dijalankan dengan lebih efisien, efektif, responsif dan inovatif guna perbaikan kualitas layanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Koordinator Bidang Peneyelenggaraan dan Sertifikasi Teknis Pusdiklat Balitbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika, Charviano Hardika memaparkan sebagai mana yang diarahkan Presiden Jokowi untuk menyiapkan talenta digital di bidang informasi teknologi melalui pelatihan GTA.

Untuk menyukseskan jalannya pelatihan GTA, ditargetkan sebanyak 25.000 orang yang terdiri dari unsur ASN, TNI dan POLRI bakal mengikuti GTA. Namun, saat ini baru tercapai 10.000 orang yang bakal mengikuti pelatihan GTA.

Baca juga :  Tema Gumregah Makaryo Sesarengan Diaplikasikan DPUPR Wonosobo Untuk Atasi Kekurangan Sumber Daya

“Saya berharap, peserta dapat memaksimalkan waktu selama lima hari dengan membawa pelajaran yang berkualitas, semoga diskusi dan praktik di kelas dapat berjalan dengan lancar,” tutup Charviano.

Senada dengan Charviano, Kepala Bidang Informatika Diskominfo Wonosobo, Sugeng Riyadi menyampaikan adanya pelatihan GTA untuk memberi dukungan dan penerapan transformasi digital pemerintah untuk menata kembali SPBE.

“GTA, dilaksanakan untuk penguatan implementasi transformasi digital bagi Pemerintah Daerah dan memperkuat penyelenggaraan SPBE,”ungkapnya.

You may also like

Leave a Comment