Wisata Dieng
Home » 7 Destinasi Dieng Yang Bakal Bikin Kamu Sulit Move On

7 Destinasi Dieng Yang Bakal Bikin Kamu Sulit Move On

by Manjie

Dieng, satumenitnews.com – Kalau ke Dieng ada 7 destinasi yang bakalan bikin kamu sulit move on dan pingin balik lagi.

Sejuknya udara pegunungan Dieng dipadu panorama menawan melahirkan banyak destinasi wisata yang didominasi oleh 2 kabupaten, Wonosobo dan Banjarnegara.

Dieng, kini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah yang banyak di serbu wisatawan.

Sampai hari ini destinasi wisata Dieng terus mengalami banyak perubahan, destinasi wisata menjadi lebih banyak pilihan yang ditawarkan meski semuanya sama-sama menawarkan panorama alam yang indah.

Berikut direkomendasi satumenitnews.com untuk 7 destinasi Dieng yang bakal bikin kamu sulit move on:

wisata dieng

Bukit Awan Sikapuk berada di Desa Parikesit, Kecamatan Kejajar, Wonosobo. Dok Dieng Travelia

1. Destinasi Wisata BAS atau Bukit Awan Sikapuk

Lokasi Bukit Awan Sikapuk berada di Desa Parikesit, Kecamatan Kejajar, Wonosobo.

Jika kamu berangkat dari Wonosobo menuju Dieng, Bukit Awan Sikapuk akan kamu lewati sebelum sampai ke Dieng.

Wisata andalan yang ditawarkan Bukit Awan Sikapuk adalah pemandangan sunrise jika beruntung di pagi hari.

Jika kurang beruntung, pemandangan lautan awan bisa kamu nikmati sembari menikmati sarapan di pagi hari.

Yang pasti, meski kamu kurang beruntung karena matahari tertutup awan atau kamu bangun kesiangan, Bukit Awan Sikapuk tetap asik untuk berfoto ria dengan latar belakang pemandangan alam yang eksotis.

Bukit sikunir terletak di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, kira kira berjarak 31 km dari pusat Kota Wonosobo, dengan perkiraan jarak tempuh 50 menit bila lalulintas lancar. Dok Dieng Travelia

2. Destinasi Wisata Bukit Sikunir

Bukit Sikunir yang melegenda dengan golden sunrise-nya ini tentu wajib dikunjungi saat di Dieng.

Jika kamu berniat inap dari pusat kota di Kabupaten Wonosobo karena tidak tahan suhu malam Dieng yang ekstrim, maka bersiaplah bangun dini hari untuk berangkat ke Bukit Sikunir.

Baca juga :  Wonosobo Angkat Potensi Koi, Destinasi Wisata Telaga Menjer Jadi Rujukan Koi Show

Bukit sikunir terletak di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, kira kira berjarak 31 km dari pusat Kota Wonosobo, dengan perkiraan jarak tempuh 50 menit bila lalulintas lancar.

Jika kamu tahan dengan suhu ekstrim dengan berniat inap di Dieng, kamu cukup persiapan 20 menit perjalanan sampai ke Bukit Sikunir.

Tapi jangan salah tangkap penjelasan diatas, itu baru sampai lokasi tempat parkir, untuk bisa menikami pemandangan Golden sunrise kamu harus jalan kaki dari tempat parkir ke puncak bukit.

Kira kira waktu yang dibutuhkan sekitar 20 menit jalan kaki dri tempat parkir ke puncak Bukit Sikunir dengan menapaki anak tangga yang tertata rapi.

Sekedar info tambahan, ada 3 lokasi di puncak Bukit Sikunir untuk menikmati golden sunrise yang dibagi menjadi 3 pos, kalian tinggal pilih saja mana yang sekiranya cocok dengan kondisi fisik.

Batu ratapan Angin yang berada di tepi barat Telaga Warna dan Telaga Pengilon secara administrasi tercatat sebagai wilayah Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Dok Dieng Travelia

3. Destinasi Wisata Batu Ratapan Angin

BRA atau Batu ratapan Angin merupakan kumpulan batuan purba yang berada di tepi barat Telaga Warna dan Telaga Pengilon.

Secara administrasi tercatat sebagai wilayah Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo.

Untuk masuk ke lokasi Batu Ratapan Angin, kamu harus menuju lokasi Dieng Pletau Theater telebih dahulu.

Dari area parkir Dieng Pletau Theater ada anak tanga yang akan membawa kamu ke lokasi Batu Ratapan Angin.

Baca juga :  Obyek Wisata Puncak Botorono Antisipasi Lonjakan Pengunjung Liburan Lebaran

Butuh waktu sekitar 3 menit jalan kaki untuk kamu bisa menikmati pemandangan eksotik Telaga Warna dan Telaga Pengilon.

dieng

Dataran Tinggi Dieng adalah gunung berapi raksasa dengan telaga-telaga dan kawah-kawah bekas letusan yang ditempati penduduk. Kawah-kawah yang masih menujukkan aktivitas vulkanik ini menjadi daya tarik tersendiri, begitu juga dengan Kawah Sikidang Dieng. Dok Dieng Travelia

4. Destinasi Wisata Kawah Sikidang

Dataran Tinggi Dieng adalah gunung berapi raksasa dengan telaga-telaga dan kawah-kawah bekas letusan yang ditempati penduduk.

Kawah-kawah yang masih menujukkan aktivitas vulkanik ini menjadi daya tarik tersendiri, begitu juga dengan Kawah Sikidang Dieng.

Bila biasanya sebuah kawah berada di puncak gunung, tidak begitu dengan Kawah Sikidang.

Kawah Sikidang berada di dataran luas, pengunjung bisa dengan bebas melihat luapan lumpur panas dari dasar bumi.

Kini oleh Pemkab Banjarnegara area komplek Kawah Sikidang Dieng di permak habis habisan agar sesuai jaman.

Jembatan kayu dibangun mengelilingi area kawah sehingga bisa lebih menjamin keamanan pengunjung dari jebakan kawah aktif yang tersebar.

Selain itu, pengunjung bisa lebih bisa mengekplore pemandangan kawah yang menjado lebih eksotis untuk berfoto dengan latar belakang pemandangan kawah Sikidang.

Komplek Candi Arjuna adalah penemuan komplek candi terbesar di Dieng yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara. Dok Dieng Travelia

5. Destinasi Wisata Komplek Candi Arjuna

Dataran Tinggi Dieng diperkirakan masih menyimpan ratusan candi, terbukti di beberapa waktu penduduk setempat masih sering menjumpai reruntuhan candi saat bercocok tanam maupun menggali di sekitar pemukiman.

Komplek Candi Arjuna adalah penemuan komplek candi terbesar di Dieng yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara.

Ada lima bangunan candi dalam satu komplek yaitu Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra.

Baca juga :  Bali Menggeliat, Wisatawan Asing Mulai Masuk

Selain Candi Semar, keempat candi lain merupakan candi utama yang digunakan sebagai tempat bersembahyang.

Menilik sejarahnya, kompleks candi Arjuna pertama kali ditemukan pada abad 18 oleh seorang tentara Belanda, Theodorf Van Elf.

Saat pertama kali ditemukan, kondisi candi tergenang air.

Upaya penyelamatan candi pertama kali dilakukan oleh HC Corneulius yang berkebangsaan Inggris sekitar 40 tahun setelah pertama kali candi ini ditemukan.

Usahanya kemudian dilanjutkan oleh seorang berkebangsaan Belanda bernama J Van Kirnbergens.

Seperti yang kita tahu event Dieng Culture Festival (DCF) yang gaungnya sampai seantero nusantara juga digelar di komplek Candi Arjuna.

Curug Sikarim jadi lebih menawan bila lewat jalur dari Desa Sembungan, melewati celah antara Gunung Bisma Dan Gunung Seroja. Dok Dieng Travelia

6. Destinasi Wisata Curug Sikarim

Curug Sikarim masih masuk wilayah Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, masih satu wilayah administrasi dengan Bukit Sikunir yang tenar dengan Gonden Sunrise-nya.

Perjalanan menuju Curug Sikarim jadi lebih menawan bila lewat jalur dari Desa Sembungan, melewati celah antara Gunung Bisma Dan Gunung Seroja.

Dari sana kamu akan disuguhi pemandangan mirip film Jurasic Park, dengan dinding alam yang membuat kita merasa bagaikan semut.

Dengan berjalannya waktu, banyak cara untuk menikmati pemandangan menuju Curug Sikarim, salah satunya dengan menyewa paket mobil jip.

Curug Sikarim memiliki ketinggian sekitar 125 meter, Selain bersumber dari mata air di sekitar air curug ini juga berasal dari Telaga Cebong yang berada di Sebelah Desa Sembungan.

Di area komplek Curug juga kini telah di rombak lebih ramah fotografi, jadi bagi kamu yang suka selfie anda tidak salah berkunjung disini.

Telaga Menjer menawarkan wisatawan untuk berkeliling telaga menggunakan rakit bambu bermotor. Dok Dieng Travelia

7. Destinasi Wisata Telaga Menjer

Sepaket dengan Bukit Sikunir dan Curuk Sikarim, Telaga Menjer bisa menjadi satu jalur kunjungan Wisata di Dieng.

Terletak di Desa Maron, Kecamatan Garung, Telaga Menjer menjadi jalur lingkar destinasi kunjungan ke Dieng.

Bila kamu dari Bukit Sikunir lalu turun ke Curug Sikarim singgah ke Telaga Menjer sebelum kembali lagi ke Dieng atau kembali ke kota Wonosobo sifatnya adalah wajib.

Telaga Menjer juga merupakan danau vulkanik, dengan luas kurang lebih 72 hektar.

Seputaran Telaga menjer juga ada Bukit Cinta dan Wisata Alam Seroja yang sebenarnya tak kalah menawarkan pemandangan alam yang eksotik.

Di Telaga Menjer sendiri menawarkan pengunjung untuk berkeliling telaga menggunakan rakit bambu bermotor dengan tarif 20 ribu rupiah per orang untuk sekali jalan.

Sekedar info tambahan, di Telaga Menjer kamu juga bisa menikmati sarapan atau makan siang diatas rakit sembari berkeliling telaga. (E1)

You may also like

Leave a Comment