Home » Tragedi Waduk Wadaslintang: Wanita Dibunuh Suami Sendiri Usai Cekcok Rumah Tangga

Tragedi Waduk Wadaslintang: Wanita Dibunuh Suami Sendiri Usai Cekcok Rumah Tangga

by Herman
Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com- Penemuan mayat perempuan mengambang di Waduk Wadaslintang, Dusun Bersole, Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang, pada Selasa (25/6) pagi mengungkap kisah tragis pembunuhan.

Menurut Kapolsek Wadaslintang, Iptu Anriastida, seorang pemilik karamba awalnya melihat benda yang diduga kayu mengapung dan tersangkut di karamba miliknya pada pukul 06.45 WIB. Setelah menyadari benda tersebut adalah mayat, saksi langsung melaporkannya ke Polsek Wadaslintang.

Tim evakuasi segera tiba di lokasi dan menemukan bahwa mayat tersebut adalah seorang perempuan, berusia sekitar 33 tahun, dengan ciri-ciri tinggi 155 cm, rambut hitam lurus sebahu, mengenakan kaos hijau toska bertuliskan Calvin Klein Jeans CK, celana jeans biru dongker, bra merah, dan giwang.

Baca juga :  Kopi AMK (Ayo Minum Kopi) dilaunching pada Mukerwil Pertama

“Beberapa hari kemudian, korban teridentifikasi sebagai Ariati (33), warga Desa Sumbersari, Kecamatan Wadaslintang. Fakta mengejutkan terungkap bahwa Ariati dibunuh oleh suaminya sendiri, Mudiman,” ungkap Kasatreskrim Wonosobo Kuseni, saat press release di Polres Wonosobo, Rabu (3/7/2024).

Menurut pengakuan pelaku, insiden tragis ini bermula dari cekcok pada Rabu, 19 Juni 2024, ketika Ariati yang baru pulang dari Jakarta meminta cerai. Diduga karena kecewa, Mudiman memukul dada dan membanting korban ke lantai hingga tak sadarkan diri. Sekitar pukul 11 malam, pelaku membawa korban ke Waduk Wadaslintang menggunakan perahu dan menenggelamkannya.

“Polres Wonosobo telah menahan pelaku dan mengamankan barang bukti seperti anting, celana, kaos korban, dompet, dayung perahu, buku nikah, dan KTP. Pelaku diancam dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tandas Kuseni.

Baca juga :  Tujuh Hari E-TLE di Berlakukan, Satlantas Wonosobo Hanya Catat Empat Pelanggaran

Tragedi ini menambah panjang daftar kekerasan dalam rumah tangga yang berakhir tragis di Indonesia. Masyarakat diimbau untuk lebih peka terhadap tanda-tanda kekerasan dalam rumah tangga dan melaporkannya ke pihak berwenang demi mencegah kejadian serupa terulang.

You may also like

Leave a Comment

error: Content is protected !!