prajurit TNI, evaluasi mental, Kodim 0707 Wonosobo, Koramil Sapuran, pertahanan teritorial, berita Wonosobo
Home » Kodim 0707 Wonosobo Gelar Pembinaan Mental Prajurit, Tekankan Kinerja Humanis

Kodim 0707 Wonosobo Gelar Pembinaan Mental Prajurit, Tekankan Kinerja Humanis

by Agung Nugraha
Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0707 Wonosobo menggelar agenda evaluasi kinerja dan pembinaan mental bagi para personelnya. Langkah pembinaan mental prajurit di Wonosobo ini diambil untuk menjaga stabilitas psikologis anggota, sekaligus meningkatkan kualitas penjagaan keamanan teritorial agar lebih humanis saat berinteraksi dengan masyarakat sipil.

Kegiatan yang bertepatan dengan momentum tahun baru Islam 1448 Hijriah ini difokuskan pada penegakan kedisiplinan dan penataan moral aparatur negara. Komandan Rayon Militer 08 Sapuran, Kapten Kav Sudarmaji, yang mewakili Letkol Inf Yoyok Suyitno, menegaskan bahwa evaluasi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan dorongan konkret untuk meningkatkan pengabdian.

“Tahun baru tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi menjadi dorongan moral untuk terus meningkatkan pengabdian kepada bangsa. Mari kita perbaiki diri dan tingkatkan kinerja teknis di lapangan,” ujar Sudarmaji di hadapan ratusan anggota dan keluarga yang hadir.

Baca juga :  Kesaksian Warga: Truk Tronton Muatan Keramik Hantam Tugu dan Ruko di Pasar Kertek Wonosobo

Tuntutan tugas militer di wilayah Kedu dan Jawa Tengah, khususnya Wonosobo, memiliki tantangan geografis dan lanskap sosial yang kompleks. Hal ini menuntut aparat yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga stabil secara emosional. Standar operasional militer modern menetapkan bahwa stabilitas emosi dan empati adalah syarat mutlak sebelum prajurit diterjunkan ke titik-titik rawan atau pelosok desa.

Melalui pembinaan ini, Kodim 0707 menginstruksikan seluruh jajaran untuk menanggalkan arogansi sektoral. Perubahan pola pikir dari sekadar menjalankan instruksi komando menjadi pelindung yang peka terhadap kondisi sosial masyarakat menjadi target utama dari evaluasi internal tersebut.

Turut hadir memberikan penekanan dari sudut pandang teologis, pemuka agama setempat, Ustadz Gus Taufik. Ia mengingatkan bahwa perbaikan sebuah institusi besar selalu berawal dari kesadaran masing-masing individu untuk melakukan introspeksi.

Baca juga :  Proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi Wonosobo Rp5,6 T Serap Pekerja Sikunang

“Momen ini harus menjadikan perubahan yang lebih baik dengan diawali mengevaluasi diri secara jujur dan transparan,” tegas Gus Taufik menutup sesi pembekalan mental tersebut.

Penulisan Muharam atau Muharram yang Benar Menurut KBBI?

Pawai Ta’aruf 15.000 Santri Semarakkan Muharram 1448 H di Hari Jadi ke-201 Wonosobo

20 Ribu Santri Padati Alun-Alun Wonosobo, Semarak 1 Muharram 1448 H Perkuat Program Tamat SD Khatam Al-Qur’an

Polres Wonosobo Amankan Rute Pawai Taaruf Ribuan Santri dalam Perayaan Semarak Muharram 1448 H

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy