Wonosobo, satumenitnews.com – Jajaran Polsek Leksono bersama unsur pemerintah dan petani lokal menggelar panen jagung hibrida kuartal pertama tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di lahan bengkok Kepala Dusun Lipursari, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo pada Senin (25/5/2026) ini menjadi wujud nyata penguatan ketahanan pangan di tingkat desa.
Optimalisasi Lahan Bengkok
Proses panen dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Lahan seluas 2.500 meter persegi atau seperempat hektare tersebut berhasil memproduksi sekitar 8,1 kuintal jagung tongkol. Angka ini merupakan hasil perawatan intensif sejak masa tanam yang dimulai pada 26 Januari 2026.
Kelompok Tani Dadah Makmur yang mengelola lahan tersebut sebelumnya menerima bantuan 30 kilogram benih jagung dari Dinas Pertanian setempat. Benih yang ditanam merupakan jenis hibrida F1 Bisi 2 yang dinilai adaptif terhadap kondisi tanah di wilayah Leksono.
Pertumbuhan benih unggul ini terus dipantau dan dimaksimalkan melalui pendampingan rutin dari petugas penyuluh pertanian lapangan agar hasil panen dapat mendukung ketersediaan pangan lokal.
Kolaborasi Lintas Sektor
Kegiatan panen raya ini melibatkan partisipasi aktif berbagai pemangku kepentingan. Turut hadir memantau langsung di lokasi antara lain Kasi Kesos Kecamatan Leksono Arief Setya, Kepala Desa Lipursari Wagiman, Kepala Dusun Pasunten Mustajib, serta tim Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Lipursari yang dipimpin oleh Sutarno bersama tiga anggotanya.
Dari aparat kepolisian, Kapolsek Leksono Iptu Budi Santoso turun langsung ke lahan pertanian. Ia didampingi oleh Kanit Binmas Aiptu Muhyidin dan Polmas Desa Lipursari Aiptu Fajar S.
“Kami dari Polsek Leksono mendukung penuh kegiatan pertanian masyarakat sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan. Kehadiran kami juga untuk memberikan motivasi kepada para petani agar terus produktif dan memanfaatkan lahan secara optimal,” ujar Iptu Budi Santoso di sela-sela kegiatan memanen jagung.
Iptu Budi Santoso menambahkan bahwa keterlibatan kepolisian dan aparatur pemerintahan dalam masa panen ini menjadi indikator pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai krusial untuk menjaga stabilitas pangan sekaligus mendorong peningkatan taraf kesejahteraan ekonomi masyarakat pedesaan.
Turun ke Lahan 300 Meter, Polsek Garung Dorong Produktivitas Jagung Manis Sendangsari
Sinergi Ketahanan Pangan: Polsek Leksono Kawal Panen 8 Kuintal Jagung Hibrida di Desa Lipursari
Personel Polsubsektor Kalibawang Tinjau Perkembangan Tanaman Jagung
Sinergi Polres dan Pemkab Wonosobo Panen Jagung 7,6 Ton di Mojotengah
Personel Polsek Kalikajar Dampingi Panen Jagung di Simbang, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Bhabinkamtibmas Cek Tanaman Jagung Poktan Krida Tani, Hasil Tumbuh Sehat dan Optimal
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Kumejing Monitoring Tanaman Jagung
Polsek Sukoharjo Bersama Petani Panen Jagung, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan
Panen 4,5 Ton Jagung di Wironalan Dipantau Anggota Polsek Kertek
Polsek Watumalang Tanam Jagung Kuartal IV Dukung Ketahanan Pangan

