Wonosobo, satumenitnews.com – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kabupaten Wonosobo berlangsung tumpah ruah. Sekitar 20.000 peserta yang terdiri dari santri lembaga pendidikan Al-Qur’an (LPQ), masyarakat umum, hingga jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memadati kawasan Alun-Alun Wonosobo.
Kegiatan yang diinisiasi oleh BADKO LPQ Kabupaten Wonosobo ini menjadi salah satu agenda keagamaan berskala besar di wilayah Kedu, Jawa Tengah. Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari unsur pengamanan teritorial, khususnya Kodim 0707/Wonosobo.
Turut hadir dalam gelaran tersebut Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, Wakil Bupati Amir Husein, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, serta Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Arh Siswoto Nurharjo yang hadir mewakili Dandim.
Momentum Muhasabah dan Keselarasan Visi Daerah
Perayaan tahun ini mengusung tema Nyawiji Makarti Wonosobo Loh Jinawi. Tema ini sengaja diangkat untuk menyelaraskan momentum pergantian tahun Hijriah dengan persiapan menyongsong Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo.
Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein di hadapan puluhan ribu warga menyatakan bahwa pergantian tahun adalah waktu yang paling tepat untuk melakukan muhasabah diri dan memperbaiki niat.
“Semoga di tahun yang baru ini kita senantiasa diberikan kekuatan dan keberkahan untuk menjadi pribadi yang lebih baik serta bermanfaat bagi sesama,” kata Amir Husein.
Ia menyebut keselarasan dua momentum besar ini diharapkan mampu menginjeksi semangat masyarakat. Tujuannya tidak lain untuk merealisasikan visi daerah yang makmur dan sejahtera sesuai dengan tema perayaan tahun ini.
Dorong Target Tamat SD Khatam Al-Qur’an
Amir Husein juga menyoroti pentingnya pondasi moral dalam pembangunan sebuah wilayah. Menurutnya, kemajuan daerah tidak akan berimbang jika hanya diukur dari kelengkapan infrastruktur fisik dan perputaran ekonomi semata.
“Pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas moral dan karakter masyarakatnya,” tegas Amir.
Pemerintah Kabupaten Wonosobo saat ini tengah fokus memperkuat pendidikan agama melalui program unggulan Tamat SD Khatam Al-Qur’an. Program ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang beriman dan berkarakter kuat.
Kepada para pengelola lembaga pendidikan, ustaz, dan ustazah, Wakil Bupati berpesan agar nilai-nilai ukhuwah Islamiyah, persaudaraan, dan toleransi terus ditanamkan kepada para santri di tingkat dasar untuk menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat.
Dukungan Penuh Aparat Teritorial
Gelaran yang melibatkan puluhan ribu massa ini dapat berjalan tertib dan kondusif berkat sinergi dari aparat keamanan setempat. Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Arh Siswoto Nurharjo menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga yang begitu tinggi.
“Kami dari Kodim 0707/Wonosobo sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Semarak Muharram seperti ini sangat baik untuk mengenalkan dan memeriahkan Tahun Baru Islam melalui kegiatan yang positif, menarik, sekaligus mempererat silaturahmi antar warga,” ungkap Mayor Siswoto.
Rangkaian peringatan 1 Muharram 1448 H ini langsung dilanjutkan dengan kegiatan pawai ta’aruf. Ribuan peserta dari berbagai perwakilan kecamatan, LPQ, dan organisasi keagamaan se-Kabupaten Wonosobo melakukan konvoi tertib menyusuri rute yang telah ditentukan di sekitar kawasan pusat kota.
Pawai Ta’aruf 15.000 Santri Semarakkan Muharram 1448 H di Hari Jadi ke-201 Wonosobo
Polres Wonosobo Amankan Rute Pawai Taaruf Ribuan Santri dalam Perayaan Semarak Muharram 1448 H
Jalin Silaturahmi dengan Warga, Bhabinkamtibmas Selomerto Kawal Doa Bersama 1 Muharam
Hijrah Batin dan Tugas Mulia: Polres Wonosobo Sambut 1 Muharam dengan Spirit Kebersamaan
Gema Muharram di Wonosobo: Yayasan As-Shulaiman Santuni 30 Anak Yatim pada Hari Raya Idul Yatama