Home » CKG Wonosobo Lampaui Target, Dinkes Siapkan Jemput Bola 2026

CKG Wonosobo Lampaui Target, Dinkes Siapkan Jemput Bola 2026

by Malindra Anji
Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo mencatat realisasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang tahun 2025 mencapai 39,20 persen, sukses melampaui target nasional. Keberhasilan penjangkauan ini mendorong Dinas Kesehatan setempat untuk memperkuat layanan jemput bola secara masif pada tahun 2026.

Capaian tersebut dipaparkan dalam agenda evaluasi dan *kick-off* CKG 2026 di Kabupaten Wonosobo pada Rabu (22/4/2026). Angka realisasi Wonosobo berhasil melewati target awal 36 persen, sekaligus berada di atas rata-rata pencapaian Provinsi Jawa Tengah yakni 37,73 persen.

Dari total sasaran 920.506 jiwa pada tahun lalu, sebanyak 360.851 warga telah menikmati fasilitas skrining kesehatan ini. Partisipasi tertinggi tercatat pada kelompok usia sekolah dan remaja di angka 79,35 persen, berkat pendekatan kolektif di sekolah dan pondok pesantren.

Baca juga :  Mager Kena Macet Lebaran di Wonosobo? Ini Cara Cek Kondisi Jalan Lewat HP dan Link Live CCTV Resmi

Temuan Hipertensi dan Minimnya Olahraga

Di balik tingginya partisipasi, hasil skrining CKG mengungkap sejumlah peringatan dini bagi kesehatan warga Wonosobo. Data mencatat 23,98 persen warga mengalami hipertensi dan 28,63 persen menderita obesitas sentral.

Kondisi tersebut diperparah oleh gaya hidup yang kurang sehat. Dinkes mencatat hanya 2,4 persen masyarakat Wonosobo yang memiliki aktivitas fisik atau olahraga yang cukup, sementara lebih dari 20 persen responden terdata sebagai perokok aktif.

“Tata kelola tindak lanjut menjadi fokus utama agar masyarakat yang terdeteksi memiliki faktor risiko dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat,” kata dr. Jaelan

Target Ambisius CKG 2026

Memasuki tahun 2026, Pemkab Wonosobo mematok target cakupan CKG yang lebih tinggi, yakni 54 persen dari total 929.725 jiwa. Hingga pertengahan April 2026, program ini terpantau telah menyentuh 14,37 persen atau 133.639 orang.

Baca juga :  Memahami Perbedaan HIV dan AIDS: Ini Penjelasan dari Kabid P2P Dinkes Wonosobo

Guna mengejar target tersebut, Dinkes membuka layanan jemput bola berbasis permintaan. Layanan ini dapat diakses langsung oleh lingkungan instansi, perusahaan, hingga berbagai komunitas sosial kemasyarakatan.

“Layanan CKG juga didukung oleh 24 puskesmas, 5 rumah sakit, serta 9 klinik pratama mitra BPJS yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Wonosobo,” kata dr. Jaelan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas ini diimbau untuk mengisi skrining mandiri via aplikasi SATUSEHAT Mobile. Warga cukup membawa identitas diri dan memastikan status JKN atau BPJS dalam kondisi aktif saat datang ke lokasi pemeriksaan. Khusus warga di atas usia 40 tahun, dianjurkan berpuasa 8 hingga 10 jam agar hasil laboratorium lebih akurat.

Baca juga :  BAZNAS Wonosobo Salurkan 1.260 Paket Sembako Jelang Hari Raya untuk 21 Kelompok Masyarakat

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy