Api Meluas, Pohon Pinus Tumbang! Kodim 0707/Wonosobo bersama Tim Gabungan Padamkan KARHUTLA di Lahan Perhutani Kaliguwo-Kaliwiro dan Kedunggong

Listen to this article

Wonosobo – Kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) di Petak 13F dan 13G kawasan Hutan Lahan Perhutani Kaliguwo-Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, yang merembet hingga Kedunggong, Sadang, Kabupaten Kebumen, masih belum terkendali. Kodim 0707/Wonosobo bersama instansi terkait dan relawan terus berjuang memadamkan api yang semakin besar dan berbahaya. (23/9/2026)

Laporan kejadian pertama kali masuk melalui Call Center RPB SAR Kaliwiro dari Babinsa dan Sekretaris Desa (Sekdes) Kaliguwo pada pukul 20.00 WIB. Informasi tersebut segera diteruskan ke Pemerintah Kecamatan, Polsek, Koramil, BPBD, Damkar, Perhutani, serta sejumlah instansi dan organisasi terkait.

Tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi. Namun upaya pemadaman menghadapi tantangan berat. Api sudah sangat besar, terus meluas, dan semakin merembet. Satu per satu pohon pinus tumbang akibat panas yang ekstrem, menimbulkan ancaman nyata bagi keselamatan personel di lapangan.

Kondisi diperparah oleh angin kencang dan cuaca panas di lokasi. Akibatnya, titik-titik api baru terus bermunculan dan api masih sulit dikendalikan.

Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos, secara khusus mengingatkan seluruh personel agar mengutamakan faktor keamanan. “Pohon pinus sulit dipadamkan karena mengandung minyak. Prioritaskan keselamatan tim di lokasi,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat. “Saat ini musim kemarau masih berlangsung. Mari kita semua perhatikan lingkungan sekitar karena kebakaran sangat mudah terjadi,” ujar Dandim.

Hingga saat ini, operasi pemadaman masih terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan. Seluruh pihak terkait diminta untuk tetap waspada dan saling bersinergi agar api dapat segera dikendalikan serta dampak lebih luas dapat dicegah.

Related posts

Kodim 0707/Wonosobo Dukung Pembinaan Karakter Generasi Muda lewat Grand Launching Ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia

Ratusan aset daerah belum bersertifikat berisiko memicu sengketa. Pemkab percepat layanan sertifikasi aset tanah Wonosobo dan peralihan hak warga 10 hari.

Tim Pemda Wonosobo Cek Kesiapan 81 KDKMP, Verval Dimulai dari Pagerkukuh dan Jaraksari

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Read More