Wonosobo, satumenitnews.com – Angin kencang usai hujan lebat menghantam Dusun Papringan, Desa Bowongso, Kecamatan Kalikajar, Wonosobo, pada Selasa (2/12/2025) pukul 15.30 WIB. Satu rumah warga hancur berat, dua rumah lain mengalami kerusakan ringan. Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian material mencapai Rp 20 juta.
Respons Cepat Polisi dan Desa
Kapolsek Kalikajar, Iptu Suyanto, memimpin personel Polsek langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Mereka mengecek kondisi rumah, mendata kerusakan, dan memastikan warga selamat. “Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi untuk mengecek kondisi serta memastikan tidak ada warga yang menjadi korban,” ujar Iptu Suyanto saat peninjauan.
Petugas berkoordinasi dengan pemerintah desa serta relawan setempat. Mereka membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan. Kapolsek menekankan pendataan lanjutan berlangsung hingga kini.
Dampak Kerusakan dan Estimasi Biaya
Angin kencang merobek atap satu rumah secara berat di Dusun Papringan. Dua rumah lain kehilangan sebagian genteng dan dinding ringan. Total kerugian Rp 20 juta dari tiga rumah terdampak.
Warga Dusun Papringan kini mengungsi sementara. Mereka membersihkan material sendiri sambil menunggu bantuan. Cuaca ekstrem berpotensi berlanjut di Wonosobo.
Polsek Kalikajar beserta perangkat desa mengimbau warga tetap siaga. Potensi angin kencang dan hujan deras masih mengintai wilayah Wonosobo. Pantau prakiraan BMKG secara rutin.

