Home » Ultimatum Kapolres di Tengah Lautan Manusia Gus Ali Gondrong saat Malam Pergantian Tahun

Ultimatum Kapolres di Tengah Lautan Manusia Gus Ali Gondrong saat Malam Pergantian Tahun

Polres Wonosobo Terjunkan Ratusan Personel, Amankan Pentas Religi Puncak Pergantian Tahun

by Pidres Wonosobo
Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati kawasan Alun-alun Wonosobo pada Rabu malam, 31 Desember 2025. Kehadiran lautan manusia ini bukan tanpa alasan, mereka antusias mengikuti agenda “Pentas Religi Malam Tahun Baru” yang menghadirkan ulama kharismatik, Gus Ali Gondrong. Polres Wonosobo merespons tingginya animo publik tersebut dengan menerjunkan ratusan personel gabungan di titik-titik vital.

Langkah taktis ini diambil kepolisian untuk menjamin malam pergantian tahun berjalan tanpa gangguan berarti. Pihak berwenang tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun di tengah kerumunan massa yang begitu besar. Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., memimpin langsung jalannya operasi pengamanan di lapangan guna memastikan rantai komando berjalan efektif.

Instruksi Tindak Cepat Tanpa Kompromi

AKBP M. Kasim Akbar Bantilan memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajarannya. Ia meminta personel meningkatkan kewaspadaan penuh dan tidak lengah sedikit pun selama acara berlangsung. Kapolres menekankan pentingnya kecepatan respons terhadap segala bentuk potensi gangguan yang mungkin muncul di tengah euforia masyarakat.

Setiap kejadian sekecil apa pun agar segera dilaporkan. Pada saat pengamanan akan kami tangani secara cepat dan tepat, ujar Kapolres di sela-sela pemantauan pasukan.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa aparat keamanan tidak akan membiarkan celah bagi oknum yang berniat mengacaukan suasana religius malam itu. Pola pengamanan yang disusun jajaran Polres Wonosobo memang memberikan perhatian khusus pada pergerakan massa yang mengikuti pengajian Gus Ali Gondrong, mengingat tingginya potensi gesekan dalam kerumunan skala besar.

Fokus Urai Kemacetan di Titik Rawan

Selain mengamankan lokasi utama di Alun-alun, polisi juga bekerja keras mengendalikan arus lalu lintas di jalur-jalur penyangga. Mobilitas warga yang meningkat drastis sebelum dan sesudah acara memaksa petugas menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional.

Personel lalu lintas menempati sejumlah pos yang dinilai rawan kemacetan dan kepadatan massa. Keberadaan petugas di lapangan bertujuan menjaga kelancaran sirkulasi kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang melumpuhkan akses jalan kota. Upaya ini berlangsung sejak sore hari hingga massa benar-benar bubar meninggalkan lokasi.

Melalui skema pengamanan terpadu ini, Polres Wonosobo menargetkan perayaan malam pergantian tahun di wilayahnya tetap dalam koridor yang aman dan tertib. Polisi berharap masyarakat dapat menikmati suasana religius dengan rasa nyaman tanpa kekhawatiran akan gangguan keamanan.

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy