Mobile Legend
Home » Turnamen PUBG dan Mobile Legend Sukses Digelar Pengurus ESI Wonosobo

Turnamen PUBG dan Mobile Legend Sukses Digelar Pengurus ESI Wonosobo

by Manjie

Wonosobo, satumenitnews.com – Pengurus Besar E-Sport Indonesia Kabupaten Wonosobo kebut adakan turnamen Esport PUBG dan Mobile Legend.

Acara ini dilakukan menjelang Pelantikan Pengurus Cabor E-sport Kabupaten Wonosobo 2 Maret 2021.

Sedangkan pelantikan akan dilakukan oleh Ketua PB ESI Propinsi Jateng.

Turnamen PUBG dan Mobile Legend Sukses Digelar Pengurus ESI Wonosobo

Gatra Lutfi Pranowo, Calon Ketua Cabor E-sport Wonosobo yang akan dilantik pada 2 Maret mendatang mengatakan bahwa minat olahraga Esport di kalangan anak muda di Wonosobo sangat tinggi.

Berdasarkan minat tinggi tersebut pihaknya menggelar Turnament E-spot Mobile.

“Kegiatan dimulai sejak tanggal 19 hingga 21 februari 2021. Jenis yang dilombakan adalah Mobile lengend dan PUBG,” jelas Gatra.

Namun karena pada masa pandemi acara babak kualifikasi (19-20/02) dilakukan secara on-line di rumah masing-masing.

Baca juga :  Event Wonosobo Custume Carnival Mulai Buka Pendaftaran

Sedangkan Grand Final dilakukan offline di Miyuki Cafe (30 orang), Aula BLK (40 orang) dan Cafe Vokasi BLK (10 orang).

Total peserta 16 tim untuk PUBG dan 2 Tim untuk Mobile Legend.

“Dari total 26 tim yang bertempur di arena Mobile Legend. Untuk hasil, Juara 1 tim Maximax, Juara 2 tim Cebong eSport dan Juara 3 tim GP Stranger. Sedangkan untuk PUBG yang diikuti 30 tim. Tim Wayang eSport Juara 1, tim FFF Family Juara 2 dan Juara 3 tim Texas Sync,” beber Gatra, Minggu (21/2).

Menurut Gatra, turnamen berjalan cukup lancar tanpa kendala berarti, para juara turnamen mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 1 juta untuk juara 1, Rp. 750.000 Juara 2 dan Rp. 500.000 untuk juara 3, masing-masing juga mendapatkan trophy dari panitia turnamen.

Baca juga :  Lirik Lagu Mendem Wedokan - Denny Caknan ft. Happy Asmara

Gatra menambahkan turnamen selanjutnya adalah arena Free Fire yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 dan 28 Februari.

Sementara itu salah satu peserta turnamen, Beni warga Tosari merasa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk timnya karena dapat menambah jam terbang bertanding mereka.

“Jadi tidak sia-sia latihannya,” ucap Beni. (manjie/e2)

You may also like

Leave a Comment