Wonosobo – Kodim 0707/Wonosobo menyelenggarakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 di Desa Sitiharjo, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo. Program ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa guna meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas masyarakat. (13/10/2026)
Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos., saat memimpin peninjauan lokasi kegiatan menyampaikan bahwa sasaran fisik TMMD kali ini meliputi betonisasi jalan desa sepanjang 619 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 12 sentimeter.
Selain pembangunan jalan, kegiatan tersebut juga menyasar pembangunan senderan sepanjang 50 meter. Pembangunan ini diharapkan dapat mendukung kondisi infrastruktur desa agar lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
Menurut Dandim, pelaksanaan TMMD merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui program tersebut, TNI hadir untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.
Hal ini sejalan dengan tema TMMD, yakni “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut mengandung semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam membangun wilayah dari tingkat desa.
Sementara itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0707/Wonosobo, yang selama ini terus berkontribusi membantu masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Wonosobo.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, kami mengucapkan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0707/Wonosobo, yang selalu membantu mengatasi kesulitan rakyat dan mendukung percepatan pembangunan,” ujarnya.
Ia berharap melalui program TMMD, pembangunan infrastruktur di Desa Sitiharjo dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas warga dan memperlancar aktivitas sehari-hari.
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan semangat gotong royong, pembangunan diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga mempererat kebersamaan antara aparat dan masyarakat dalam memajukan desa.

