Sinergi TNI, Relawan dan Warga Bongkar Rumah Terdampak Gorong-Gorong Amblas di Kasiran Baru

Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Ancaman keselamatan menghantui warga Kampung Kasiran Baru, Kelurahan Mlipak, Kecamatan Wonosobo, usai struktur tanah di wilayah tersebut dinyatakan tidak stabil. Kerusakan pada saluran air atau gorong-gorong memicu tanah amblas yang memaksa satu unit rumah warga harus segera “dieksekusi” atau dibongkar total pada Minggu (19/01/2026).

Keputusan pembongkaran ini bukan tanpa alasan. Kondisi tanah yang terus bergerak akibat gerusan air dari gorong-gorong yang rusak menempatkan penghuni rumah dan tetangga sekitar dalam zona bahaya. Danramil 01/Wonosobo, Kapten Cke Sapta Wibawa, turun langsung memimpin operasi pembongkaran tersebut sejak pukul 08.00 WIB.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk memutus potensi kerugian yang lebih besar. Aparat menilai jika bangunan tetap berdiri, risiko roboh secara tiba-tiba justru akan mengancam nyawa penghuni maupun warga yang melintas di sekitarnya.

Penyelamatan Aset di Tengah Krisis

Proses pembongkaran tidak dilakukan dengan alat berat, melainkan melalui pendekatan manual yang terukur. Kapten Cke Sapta Wibawa menjelaskan bahwa fokus utama personel di lapangan adalah keselamatan jiwa dan meminimalisir kerugian materiil bagi pemilik rumah.
Kami mengerahkan personel Koramil 01/Wsb untuk membantu proses pembongkaran. Fokus utama kami adalah memastikan proses berjalan aman dan membantu menyelamatkan material bangunan yang masih bisa digunakan oleh pemilik rumah, ungkap Kapten Sapta di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa pembongkaran terkendali ini memungkinkan pemilik rumah memilah kayu, genteng, kusen, dan material lain yang masih layak pakai. Hal ini berbeda jika rumah dibiarkan roboh karena bencana, yang seringkali membuat seluruh material hancur tak tersisa.
Solidaritas Lintas Elemen

Operasi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata kekuatan gotong royong di tengah masyarakat Wonosobo. Tidak hanya mengandalkan tenaga TNI, aksi ini melibatkan kolaborasi lintas sektoral yang masif.

Tercatat sebanyak 10 relawan dari RPB Soboalas, anggota Linmas Kelurahan Mlipak, serta sekitar 30 warga setempat turut ambil bagian. Mereka bahu-membahu menurunkan atap, menjebol tembok, dan memindahkan puing-puing ke lokasi yang lebih aman. Sinergi ini mempercepat proses evakuasi di tengah kondisi tanah yang labil.

Camat Wonosobo yang turut memantau jalannya kegiatan memberikan apresiasi tinggi terhadap respons cepat Danramil beserta jajarannya. Kekompakan elemen masyarakat dan aparat dinilai menjadi kunci dalam penanganan potensi bencana di wilayah padat penduduk seperti Kasiran Baru. Kehadiran TNI dianggap memberikan rasa tenang sekaligus mempercepat pemulihan kondisi lingkungan yang terdampak infrastruktur rusak tersebut.

Related posts

Sinyal Bahaya Berdering, Dataran Tinggi Wonosobo di Ambang Kritis?

Mrica Sekarat, Menjer Mulai Tercekik, Bencana Diam-diam di Hulu Serayu

Ojol Wonosobo Hijaukan Menjer, Sentil Alih Fungsi Lahan Berkedok Wisata

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Read More