PLTP Dieng, Desa Sikunang, Investasi Wonosobo, Energi Terbarukan, PT Geo Dipa Energi
Home » Proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi Wonosobo Rp5,6 T Serap Pekerja Sikunang

Proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi Wonosobo Rp5,6 T Serap Pekerja Sikunang

by Malindra Anji
Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Ratusan pekerja kini mulai diserap dalam pengerjaan konstruksi di kawasan Pad 12, Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar. Aktivitas alat berat di area proyek pembangkit listrik panas bumi wonosobo tersebut menandai dimulainya tahapan pembangunan infrastruktur energi strategis nasional.

Warga lokal dari sejumlah desa di Kecamatan Kejajar kini memiliki kesempatan kerja sebagai tenaga harian maupun penyedia jasa pendukung di lokasi proyek. Kehadiran mega proyek ini memicu perputaran ekonomi perdesaan secara instan melalui penyewaan hunian, penyediaan logistik, hingga sektor usaha warung makan yang melayani kebutuhan operasional harian di area pengeboran.

Fasilitas instalasi ini dirancang dengan kapasitas terpasang sebesar 55 megawatt. Proyek ini memakan anggaran investasi jumbo mencapai 350 juta dolar AS atau setara dengan Rp5,6 triliun. Pihak PT Geo Dipa Energi (Persero) menargetkan seluruh rangkaian fasilitas produksi uap dan pembangkit listrik tersebut rampung serta mulai beroperasi secara komersial pada 28 Maret 2028.

Baca juga :  Geo Dipa Resmikan SPAM di Desa Sikunang, Jawab Kebutuhan Air Bersih Masyarakat Wonosobo

Optimalisasi Potensi Panas Bumi Dieng Wonosobo Incar 400 Megawatt

Pengembangan di kawasan Sikunang merupakan langkah awal dari rencana besar pemanfaatan reservoir panas bumi di Dataran Tinggi Dieng. Data eksplorasi terbaru menunjukkan potensi cadangan panas bumi di wilayah ini mampu menopang kapasitas pembangkitan hingga 355 megawatt, dengan target jangka panjang mencapai 400 megawatt di masa depan.

Area seperti Candradimuka, Wanayasa, dan zona Sikidang telah masuk ke dalam peta pengembangan tahap berikutnya. Target kapasitas ini disesuaikan dengan strategi nasional The Indonesia Geothermal Power Roadmap 2030 yang dirancang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pemerintah pusat mengincar peningkatan kapasitas terpasang panas bumi nasional hingga 4,2 gigawatt pada akhir tahun 2030.

Baca juga :  Pemkab Wonosobo Siapkan 35 Titik CCTV Publik Pantau Arus Mudik Lebaran 2026

Listrik yang dihasilkan dari unit ini akan dialirkan melalui jaringan transmisi Dieng-Batang yang rencananya mulai dibangun pada periode 2027 hingga 2028. Pasokan daya bersih ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan energi di kawasan industri hijau Kabupaten Batang, sekaligus meningkatkan daya saing produk ekspor nasional yang rendah emisi karbon.

Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero), Yudistian Yunis, menyatakan pihaknya saat ini sedang melakukan koordinasi intensif dengan sejumlah lembaga pendanaan internasional, termasuk Asian Development Bank (ADB). Dia berharap ada kepastian pendanaan pada semester kedua tahun 2026 agar rencana pembangunan unit ketiga dan unit keempat dapat segera dieksekusi.

Direktur Panas Bumi EBTKE Kementerian ESDM, Priatin Hadi Wijaya, menjelaskan bahwa percepatan pembangunan di Dieng merupakan instrumen penting untuk menekan ketergantungan pada energi fosil. Menurutnya, penambahan kapasitas dari proyek Dieng menjadi pilar utama dalam upaya Indonesia menjadi pemimpin sektor panas bumi dunia.

Baca juga :  Desa Pasuruhan Beri Dukungan Penuh Pembangunan Jembatan Garuda Kodim 0707/Wonosobo, Warga Gotong Royong Percepat Penyelesaian

Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Sekretaris Daerah, One Andang Wardoyo, menekankan pentingnya sinergi antara pelaksana proyek dan masyarakat. Pihaknya mewajibkan pihak perusahaan menjaga prinsip keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan selama masa konstruksi berlangsung. Pemerintah daerah juga meminta agar penyerapan tenaga kerja lokal diprioritaskan demi memastikan dampak ekonomi proyek benar-benar dirasakan warga terdampak di sekitar lokasi operasional.

Filosofi Jamur dan Seni Mendengar Suara Warga di Tanah Dieng

Rencana PLTP 2 Sikunang Disorot, PMII dan WALHI Desak Keterbukaan Informasi

Bonus Produksi Wonosobo: Audiensi Desa dan Pemkab Percepat Penyusunan Perbup

KITA Institute Audiensi dengan Bupati Wonosobo Bahas Bonus Produksi Geothermal

Tanggapi Dampak PLTPB, WALHI Jawa Tengah Gelar Diskusi Publik DI Banjarnegara

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy