Home » Paman Selo Buka Suara, Sapi Wonosobo Bukan Kaleng-Kaleng, Jadi Langganan Pejabat Jakarta

Paman Selo Buka Suara, Sapi Wonosobo Bukan Kaleng-Kaleng, Jadi Langganan Pejabat Jakarta

by Manjie
Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Hiruk pikuk persiapan event Nasional Kontes Sapi APPSI Wonosobo 2026 yang akan digelar di Wonoland pada 4-5 April mendatang tidak hanya menarik perhatian para peternak muda. Sosok senior yang lekat dengan dunia peternakan Wonosobo, Paman Selo, turut angkat bicara.

Dalam konferensi pers yang digelar Minggu (8/2/2026), ia memberikan testimoni mengejutkan mengenai peta kekuatan sapi lokal yang selama ini sering dipandang sebelah mata.

Paman Selo, yang mengaku memiliki ikatan batin kuat dengan dunia ternak, mengapresiasi langkah berani Ketua DPD APPSI Wonosobo sekaligus Ketua Panitia, Feri Atanta. Menurutnya, inisiatif menggelar kontes tingkat nasional di Wonosobo adalah sebuah lompatan sejarah yang sudah lama dinantikan.

Ia menceritakan bahwa darah peternak mengalir deras dalam tubuhnya. Lahir dan dibesarkan dari jerih payah orang tua yang memelihara sapi, Paman Selo menghabiskan hampir seluruh usianya di kandang. Pengalaman puluhan tahun ini membuatnya peka terhadap kualitas ternak.

“Saya lahir dari seorang peternak, dibesarkan dari hasil jerih payah beternak sapi, dan hingga usia senja saat ini, saya masih setia memelihara sapi. Jujur, baru kali ini saya merasa sangat bangga dan senang,” ungkap Paman Selo dengan mata berkaca-kaca.

Sapi Wonosobo Langganan Pejabat Ibu Kota

Sebagai sosok yang tiap tahun berkecimpung dalam jual beli sapi kurban atau istilahnya ‘palugada’ saat Idul Adha, Paman Selo membuka fakta menarik. Ia menyebut bahwa sapi-sapi hasil rawatan peternak Wonosobo memiliki kualitas daging dan postur yang tidak kalah dengan sapi impor atau sapi dari daerah lumbung ternak lainnya.

Bahkan, ia mengklaim bahwa pasar sapi Wonosobo sudah menembus kalangan elite di Jakarta. Hal ini menjadi bukti otentik bahwa manajemen peternakan di wilayah pegunungan ini sudah mengalami kemajuan pesat.

“Perlu kita ketahui, kualitas sapi Wonosobo itu sangat luar biasa. Sapi kita sudah diakui dan banyak dipesan oleh para pejabat di Jakarta,” tegasnya.

Pernyataan ini seolah menjadi stempel jaminan mutu bagi para calon peserta dan pembeli yang akan hadir pada kontes dan ekspo April nanti. Kehadiran wadah organisasi APPSI Wonosobo di bawah komando Feri Atanta dinilai Paman Selo sebagai berkah tersendiri karena menciptakan sistem niaga yang lebih adil dan menguntungkan bagi peternak kecil.

Dukungan Penuh untuk Ekonomi Kerakyatan

Melihat potensi besar tersebut, Paman Selo menyerukan kepada seluruh rekan seperjuangannya untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Ia mengajak para peternak lokal untuk turun gunung dan meramaikan Kontes Sapi APPSI 2026, baik sebagai peserta maupun pelaku usaha pendukung.

Ia menilai, acara ini bukan sekadar ajang pamer sapi besar, melainkan momentum kebangkitan ekonomi kerakyatan di Wonosobo. Dengan adanya koperasi dan kontes yang terorganisir, harga jual sapi peternak diharapkan bisa terdongkrak naik.

“Saya sangat mendukung penuh kegiatan Kontes Sapi APPSI yang akan diadakan tanggal 4-5 April mendatang. Terima kasih kepada Mas Feri dan segenap panitia, semoga peternak sapi di Wonosobo semakin maju,” pungkasnya menutup pembicaraan.

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy