Wonosobo, satumenitnews.com – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo kembali mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui gelaran Wonosobo Expo 2026. Selama empat hari, instansi ini menyediakan layanan pengurusan dokumen perjalanan langsung di lokasi pameran.
Stan Imigrasi tersebut dapat ditemukan di nomor 119, Gedung Sasana Adipura Wonosobo. Agenda ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 23 hingga 26 April 2026.
Kuota Penggantian Paspor Sangat Terbatas
Salah satu layanan yang paling dinanti adalah penggantian paspor bagi warga yang masa berlaku dokumennya akan habis. Namun, Kepala Kantor Imigrasi Wonosobo, Taufan, mengingatkan bahwa kapasitas pelayanan di lokasi pameran memiliki batasan yang cukup ketat.
“Kami memberikan kemudahan bagi warga yang ingin mengurus penggantian paspor di ekspo ini. Namun perlu dicatat, kuota sangat terbatas, yakni hanya 10 pemohon per hari melalui tautan yang sudah kami sediakan,” ujar Taufan saat ditemui awak media di lokasi.
Masyarakat yang ingin mendapatkan slot tersebut wajib melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui tautan resmi https://bit.ly/PasporWonosoboExpo2026. Pihak imigrasi menekankan tidak ada pendaftaran secara manual atau walk-in untuk layanan paspor di lokasi guna menghindari kerumunan.
Edukasi TPPO dan Cek Kesehatan Gratis
Selain urusan paspor, Imigrasi Wonosobo juga menyediakan fasilitas cek kesehatan gratis bagi para pengunjung. Fasilitas ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar oksigen, asam urat, gula darah, hingga kolesterol.
Taufan menjelaskan bahwa penambahan layanan kesehatan ini adalah nilai tambah agar stan imigrasi tidak sekadar menjadi tempat urus dokumen. “Pengunjung bisa melakukan pengecekan kesehatan tanpa dipungut biaya, meski kuotanya kami batasi untuk 20 orang setiap harinya,” kata dia.
Di saat yang sama, masyarakat juga bisa mengikuti sesi talk show keimigrasian. Sesi ini dirancang sebagai wadah konsultasi mengenai prosedur izin tinggal hingga edukasi mendalam terkait pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).
Pameran Karya Warga Binaan dan Doorprize
Kehadiran Imigrasi Wonosobo di expo tahun ini juga membawa misi pemasyarakatan. Mereka menampilkan berbagai produk unggulan hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Rutan dan Lapas se-wilayah Kedu dan Banyumas.
“Kami ingin menunjukkan bahwa rekan-rekan warga binaan tetap bisa produktif dan menghasilkan karya berkualitas yang layak dipasarkan di tengah masyarakat,” tutur Taufan menambahkan.
Bagi pengunjung yang mampir ke Stan 119, penyelenggara juga telah menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi mereka yang beruntung. Program ini merupakan bagian dari upaya menciptakan suasana pelayanan yang lebih cair dan bersahabat.
Taufan menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan implementasi dari visi besar Direktorat Jenderal Imigrasi.
“Partisipasi Kantor Imigrasi Wonosobo sejalan dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat yang dicanangkan oleh Dirjen Imigrasi, Hendarsam Marantoko. Maka jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mendapatkan layanan dan informasi keimigrasian sambil menikmati kemeriahan Wonosobo Expo 2026. Sampai jumpa di Stan 119,” pungkasnya.

