Home » Kodim Wonosobo Tanam 1.000 Pohon Kopi di Telaga Menjer, Jaga Kawasan Wisata dan Sumber Air

Kodim Wonosobo Tanam 1.000 Pohon Kopi di Telaga Menjer, Jaga Kawasan Wisata dan Sumber Air

by Agung Nugraha
Listen to this article

WONOSOBO – Memperingati HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0707/Wonosobo menggelar karya bakti penghijauan dengan menanam 1.000 pohon kopi di kawasan Telaga Menjer, Desa Maron, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian TNI bersama pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan Telaga Menjer yang memiliki potensi alam sekaligus menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Wonosobo.

Camat Garung Priyo Nurcahyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0707/Wonosobo, yang telah menginisiasi kegiatan penghijauan tersebut.

“Terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0707/Wonosobo, yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat baik ini. Telaga Menjer merupakan salah satu destinasi wisata andalan Wonosobo, sehingga kelestarian kawasan ini harus kita jaga bersama,” ujar Priyo.

Baca juga :  Urus Paspor Sekarang, Imigrasi Wonosobo Tutup Layanan Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026

Menurutnya, penanaman pohon memberikan banyak manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Selain memperindah kawasan, keberadaan pepohonan juga berperan dalam menjaga daerah tangkapan air dan ketersediaan air bagi kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Arh Siswoto Nurharjo yang membacakan amanat Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno S. Sos mengatakan, kegiatan karya bakti tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kita bersama terhadap lingkungan. Telaga Menjer memiliki potensi alam yang sangat baik dan tentunya harus kita jaga bersama agar tetap bersih, hijau dan lestari,” kata Dandim dalam amanatnya yang dibacakan Kasdim.

Dandim menegaskan, aksi penyelamatan lingkungan merupakan langkah penting untuk menjaga ketersediaan air bersih bagi generasi mendatang. Gerakan penanaman pohon juga menjadi langkah konkret dalam menjaga daerah tangkapan air.

Baca juga :  Warga Padati 54 Tenant UMKM di Festival Literasi Wonosobo

“Kesadaran masyarakat akan ancaman krisis ekologi mendorong lahirnya berbagai gerakan penanaman pohon sebagai langkah konkrit menjaga daerah tangkapan air,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan penghijauan tidak hanya berhenti pada kegiatan menanam pohon. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah memastikan pohon yang telah ditanam dapat dirawat dan dijaga hingga tumbuh dengan baik.

“Karena lingkungan yang kita jaga hari ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi yang akan datang,” imbuhnya.

Untuk itu, Dandim mengajak seluruh unsur yang hadir, baik pemerintah, TNI-Polri, pengelola wisata, pemuda maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga lingkungan di sekitar Telaga Menjer.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai bentuk nyata kebersamaan dan gotong royong. Kita tanam pohonnya, kita rawat, dan kita jaga lingkungannya,” tegasnya.

Baca juga :  Pertaruhan Nyawa Terbayar, Kodim 0707 Wonosobo Bangun Jembatan Kumejan Putus Isolasi Ekonomi Warga

Penanaman 1.000 pohon kopi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kelestarian alam dan masyarakat Desa Maron, sekaligus mendukung keberlanjutan kawasan wisata Telaga Menjer.

Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta membangun kesadaran bersama akan pentingnya kelestarian kawasan tangkapan air di Wonosobo.

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy