Kodim 0707/Wonosobo Gelar Bazar Murah dan Makan Gratis, Wujud Kepedulian TNI Sambut HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro

Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Ratusan warga berdesakan memadati lapak pasar murah di Wonosobo untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah pasaran, Selasa (22/9/2026). Aksi saling dorong sempat terjadi saat antrean beras dan minyak goreng merembet panjang sejak pagi hari. Warga mengandalkan momen ini demi menutupi pengeluaran dapur yang kian mencekik di tengah tekanan ekonomi.

Kehadiran pasar murah ini langsung diserbu warga dari berbagai kelurahan sekitar tanpa menghiraukan terik matahari. Lonjakan pengunjung terjadi akibat selisih harga kebutuhan pokok yang terpaut cukup jauh dibandingkan harga normal di pasar tradisional.

Masyarakat bawah menjadikan lokasi ini sebagai titik tumpu utama untuk memenuhi kebutuhan logistik harian mereka. Sejumlah komoditas penting seperti beras medium, gula pasir, minyak goreng, dan telur ayam menjadi buruan utama para ibu rumah tangga sejak pagi buta.

Panitia menyiapkan ribuan paket sembako yang disebar secara terpusat agar distribusi berjalan tertib. Pengamanan khusus juga dikerahkan di lokasi guna mengantisipasi potensi kericuhan akibat membludaknya jumlah pembeli yang datang berbondong-bondong sejak gerbang dibuka.

Selisih harga yang ditawarkan berkisar antara ribuan hingga belasan ribu rupiah per kilogram. Angka ini dinilai sangat meringankan beban pengeluaran rumah tangga di tengah tren kenaikan harga komoditas pangan global maupun lokal. Warga berharap operasi pasar semacam ini dapat rutin diadakan untuk meredam laju inflasi daerah secara berkala.

Selain meringankan beban warga, kegiatan ini juga memberikan ruang perdagangan strategis bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah lokal. Berbagai produk unggulan daerah dijajakan langsung kepada pembeli tanpa melalui rantai distribusi yang panjang.

UMKM Lokal Ikut Kecipratan Berkah Pasar Murah di Wonosobo

Pelaku usaha kecil mengaku omzet penjualan mereka melonjak drastis selama dua hari penyelenggaraan acara berlangsung. Partisipasi aktif para pedagang terbukti mempercepat perputaran roda ekonomi skala mikro di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Linda, salah satu pembeli yang hadir di lokasi, mengaku sangat terbantu dengan adanya selisih harga bahan pokok tersebut. Ia menyatakan bahwa potongan harga yang diberikan sangat berarti bagi penghasilan keluarganya yang pas-pasan di tengah situasi sulit.

Penyelenggaraan pasar murah ini diinisiasi oleh jajaran Kodim 0707/Wonosobo sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari jadi institusi militer tersebut. Pihak penyelenggara menggandeng Perum Bulog cabang setempat guna memastikan pasokan komoditas pangan mencukupi kuota warga.

Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. “Tujuannya agar masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk promosi,” ujarnya.

Respon positif juga disuarakan oleh perwakilan FKPPI, Tri Susilo Widianingsih, yang mengapresiasi pelibatan pelaku usaha kecil dalam acara itu. Keterlibatan lintas sektor ini memperkuat sinergi sosial di wilayah Kedu, Jawa Tengah.

Related posts

Dandim Wonosobo Ajak Jadikan Pilkades Sarana Pendidikan Demokrasi, Jaga Persatuan dan Stabilitas

Kodim 0707/Wonosobo Rampungkan 100% Pekerjaan TMMD Sengkuyung Tahap IV di Desa Sitiharjo, Siap Diresmikan

Koramil 01/Wsb Kodim 0707/Wonosobo Gelar Pembinaan Ketarunaan dan Sosialisasi Rekrutmen TNI AD di SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Read More