Yogyakarta, satumenitnews.com – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Demangan memeriahkan ajang Jogja Expo & Forum 2026. Mereka memamerkan produk andalan Batik Segoro Amarto di Plaza Malioboro, Yogyakarta. Acara pameran ini berlangsung meriah pada 23–25 Oktober 2026.
Kegiatan pameran ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-270 Kota Yogyakarta. Acara ini menjadi ruang promosi produk unggulan lokal sekaligus penjajakan peluang kerja sama antarpelaku usaha.
Promosi Batik Tulis Pewarna Alam
Pada pameran tersebut, KKMP Demangan tidak hanya memamerkan Batik Segoro Amarto. Mereka juga membawa berbagai produk batik cap dan batik tulis dari zat pewarna alam.
Pameran ini menjadi upaya strategis koperasi dalam memperkenalkan karya lokal Demangan kepada publik luas. Langkah ini sekaligus membuka kesempatan bagi koperasi untuk mengembangkan jaringan pemasaran.
KKMP Demangan menjadi satu dari tiga koperasi andalan Kota Yogyakarta yang mengisi pameran. Dua koperasi lainnya adalah KKMP Gunungketur dan KKMP Giwangan. KKMP Gunungketur turut menampilkan produk batik lokalnya. Sementara itu, KKMP Giwangan memperkenalkan produk sabun andalan bermerek Giwangi.
Bangun Jejaring dan Perluas Pasar
Ketua KKMP Demangan, Antonius Fokki Ardiyanto, S.IP., menyambut baik kepercayaan Pemkot Yogyakarta tersebut. Koperasi menganggap kesempatan ini lebih dari sekadar ajang pameran produk. Momentum pameran ini sangat penting untuk membangun jejaring usaha dan memperluas pasar.
“Kami bangga dan berterima kasih atas kepercayaan Pemerintah Kota Yogyakarta kepada KKMP Demangan. Apalagi pesertanya datang dari berbagai daerah. Ini merupakan kehormatan sekaligus semangat baru bagi seluruh anggota kami,” ujar Fokki.
Ia menegaskan komitmen KKMP Demangan dalam ajang pameran bergengsi ini. Koperasi menjadikan acara ini sebagai langkah konkret mempromosikan produk anggota. Mereka giat memperkenalkan karya batik tulis pewarna alam Demangan kepada masyarakat luas.
“Kami ingin produk lokal Demangan semakin dikenal hingga ke luar daerah. Melalui pameran ini, kami berharap dapat bertemu pelaku usaha dan membangun kemitraan bisnis,” jelasnya.
Koperasi harus mampu mendorong produk warga agar memiliki nilai ekonomi tinggi. Langkah ini penting agar koperasi terus memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya.
Dorong Usaha Warga yang Produktif
Menurut Fokki, pengembangan koperasi tidak cukup sekadar mengurus administrasi kelembagaan. Koperasi harus berani terjun langsung ke dalam kegiatan ekonomi yang nyata di lapangan. Pengurus wajib memperkenalkan produk, membangun distribusi, dan menjajaki kerja sama bisnis.
Oleh karena itu, kehadiran KKMP Demangan di Plaza Malioboro menjadi pintu masuk yang strategis. Koperasi berupaya kuat mendorong keterlibatan anggotanya dalam kegiatan ekonomi yang lebih produktif.
Jogja Expo & Forum 2026 buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Acara ini memamerkan produk unggulan dari berbagai daerah di Indonesia. Panitia juga menyediakan ruang business matching. Fasilitas ini mempertemukan pengusaha dengan investor untuk menjajaki potensi kerja sama.
KKMP Demangan mengajak masyarakat untuk mengunjungi stan pamerannya. Pengunjung bisa mengenal langsung keindahan produk batik lokal Demangan. Dukungan masyarakat sangat penting untuk memperluas pasar dan memperkuat peran perekonomian warga.
Melalui momentum HUT ke-270 Yogyakarta, koperasi berharap ekonomi kerakyatan terus tumbuh pesat. Koperasi hadir bukan sekadar sebagai sebuah lembaga formal belaka. Koperasi harus aktif menjadi motor penggerak usaha demi peningkatan kesejahteraan anggotanya.

