Sleman, satumenitnews.com – Sebanyak 14 pecatur asal Kabupaten Sleman memikul target berat untuk mempertahankan tradisi medali emas bagi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 Tahun 2026. Belasan atlet ini bertarung langsung menghadapi pecatur terbaik dari seluruh Indonesia di Serang, Banten, sejak Jumat (23/10/2026).
Kehadiran belasan atlet catur Sleman wakili DIY ini mendominasi hampir separuh dari total 32 orang kekuatan inti kontingen provinsi. Mereka turun di berbagai kelas strategis untuk kembali mengamankan posisi podium teratas di kancah nasional.
Target Atlet Catur Sleman Wakili DIY Ulangi Kejayaan
Tumpuan utama medali berada di pundak nama-nama unggulan seperti M. Kahfi Maulana (Terbuka), WIM Shafira Devi Herfesa (Senior Putri), hingga Kenny Horasino Bach dan Chavi Alisha Egbert Dawn. Dua nama terakhir merupakan penyumbang dua dari total tiga medali emas kontingen DIY pada Kejurnas ke-50 di Mamuju tahun 2025 lalu.
Selain para juara bertahan, sepuluh atlet muda lainnya turut memanaskan persaingan di kelompok umur berbeda. Mereka meliputi Raja Ferdinand Abraham, Shifania Aulia Cahyono, Bagus Putra Prasetya, Tara Mamanua, Damar Maulana Saputra, Jonathan Christanto, Adawiyah Amalia Husna, Faturrasya Helmy AlraFaeyza, Artha Mulia Tirta Langit, dan Afiyah Nur Nafisah Azzahra.
Kejuaraan nasional tahun ini menuntut pembuktian konsistensi dari para pecatur daerah. Persaingan di atas papan catur semakin ketat mengingat kejuaraan ini menjadi ajang penyaringan bibit unggul nasional untuk memburu gelar Grandmaster (GM) bertaraf dunia.
Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Sleman, Nuradi Indrawijaya, menyatakan turnamen ini menjadi ujian nyata bagi rekam jejak pembinaan daerah. Ia menuntut para atlet bertanding secara taktis dan tidak terbebani oleh pencapaian gemilang pada tahun sebelumnya.
“Kami menargetkan para atlet bertanding dengan percaya diri dan menunjukkan kemampuan maksimal di atas papan catur. Target utamanya adalah kembali membawa pulang medali emas untuk mengharumkan nama daerah,” tegas Nuradi.

