Wonosobo, satumenitnews.com – Arena olahraga pelajar tingkat daerah kembali memanas. Kabupaten Wonosobo resmi menjadi gelanggang pertarungan bagi talenta muda wilayah Kedu melalui ajang Pra Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Pra POPDA) Jawa Tengah Zona IV Tahun 2026.
Kompetisi berskala regional yang mengusung tema Tingkatkan Tradisi Prestasi ini dibuka langsung oleh Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat di GOR Indoor Wonolelo pada Rabu (10/6/2026).
Sekitar 150 peserta dan tamu undangan memadati lokasi untuk menyaksikan upacara pembukaan. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda, perwakilan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, pengurus KONI, serta guru pendamping dari berbagai sekolah.
Lebih dari Sekadar Kompetisi Fisik
Ajang olahraga ini tidak hanya dinilai sebagai rutinitas kalender tahunan pemerintah daerah. Bupati Wonosobo menegaskan bahwa Pra POPDA merupakan instrumen krusial untuk mengukur sejauh mana keberhasilan pembinaan olahraga pelajar di wilayah tersebut.
“Pra POPDA merupakan ajang penting untuk mengukur hasil pembinaan olahraga pelajar sekaligus mencari bibit atlet berprestasi yang akan mewakili daerah pada jenjang yang lebih tinggi,” ujar Afif Nurhidayat di hadapan para kontingen.
Ia menuntut para atlet muda tidak hanya berorientasi pada perolehan medali semata. Nilai sportivitas, kedisiplinan, dan ikatan persaudaraan antar pelajar wajib menjadi landasan utama selama rangkaian pertandingan berlangsung.
Pemerintah daerah berharap besar kompetisi ini mampu melahirkan generasi muda Jawa Tengah yang memiliki karakter tangguh dan daya saing tinggi.
Laboratorium Karakter dan Sportivitas
Dukungan penuh juga mengalir dari aparat kepolisian setempat. Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan yang turut mendampingi bupati menyambut positif perhelatan olahraga tingkat pelajar tersebut.
Menurutnya, arena pertandingan di ajang Pra POPDA merupakan laboratorium nyata bagi generasi muda untuk melatih mental sejak dini.
“Ajang olahraga pelajar tidak hanya menjadi sarana meraih prestasi, tetapi juga wadah membangun karakter, kedisiplinan, serta mempererat persaudaraan antar pelajar dari berbagai daerah,” kata Kasim.
Kapolres meminta setiap peserta bertanding secara sehat tanpa mencederai nilai keolahragaan. Momentum kompetitif ini dinilai strategis untuk menggali potensi diri masing-masing individu.
Harapannya, para atlet pelajar yang berlaga di GOR Wonolelo ini kelak mampu mengharumkan nama daerah, provinsi Jawa Tengah, hingga membawa nama Indonesia di kancah yang lebih luas pada masa mendatang.
Polisi Edukasi Pelajar, Polsek Wadaslintang Gelar Sosialisasi Tertib Lalu Lintas
Disdikpora Wonosobo Sayangkan Kasus Perundungan Pelajar Akibat Saling Sindir di Medsos
Polres Wonosobo Gandeng Mafindo Gelar Pelatihan AI untuk Pelajar
Alarm Alam Gunung Kembang 14 Hektare, Ratusan Pelajar Wonosobo Diterjunkan ke Lahan Kritis
Bupati Afif Buka POPDA Wonosobo 2026, Jaring 4.546 Atlet Pelajar Berkarakter Pancasila
Aksi Cepat Tim Gabungan Polres Wonosobo Kendalikan Keributan Antar Pelajar