Sleman, satumenitnews.com – Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman resmi membuka program pelatihan menulis sastra Alamkara. Kegiatan edukatif ini berlangsung bersama Paguyuban Sastra Budaya Jawa (Pasbuja) Kawi Merapi. Acara pembukaan bertempat di Rumah Makan Sego Welut Jowah, Godean, Sleman, pada Sabtu (24/10/2026).
Ketua Pasbuja Kawi Merapi, Sutopo Sugihartono, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Sleman. Pemerintah daerah telah memfasilitasi program pelatihan penulisan sastra budaya ini secara penuh. Bantuan ini tersalurkan langsung melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman.
Dorong Kemajuan Sastra Jawa
Langkah ini menjadi wujud dukungan nyata pemerintah terhadap kemajuan kebudayaan daerah. Pemerintah berkomitmen melestarikan sastra Jawa melalui peran aktif Pasbuja Kawi Merapi.
Pelatihan penulisan sastra budaya ini mengusung tajuk utama Alamkara. Anggota Pasbuja dan para penggiat budaya se-Kabupaten Sleman sangat antusias mengikuti kegiatan ini.
Panitia membagi program pelatihan ini menjadi enam gelombang atau batch. Rangkaian acara akan berlangsung setiap hari Sabtu, mulai 24 Oktober hingga 28 November 2026. Setiap gelombang menghadirkan peserta dan materi pembelajaran yang berbeda-beda.
“Dengan peserta yang berbeda tiap batch diharapkan akan lebih banyak yang mendapatkan manfaat dari pelatihan Alamkara,” jelas Sutopo.
Perwujudan Visi Masyarakat Berbudaya
Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, Samino, S.IP., M.Ec.Dev., turut memberikan sambutannya. Ia menyebut fasilitasi Bupati Sleman ini sangat sejalan dengan visi misi pemerintah daerah.
Visi tersebut adalah mewujudkan Masyarakat Kabupaten Sleman Yang Maju, Adil, Makmur, Lestari, dan Berkeadaban. Pelatihan sastra budaya ini menjadi salah satu bentuk perwujudan nilai berkeadaban tersebut.
Langkah ini mendorong upaya pemajuan kebudayaan dalam balutan semangat kebinekaan. Kegiatan literasi ini juga memperkuat toleransi dan nilai keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Semoga pelatihan penulisan sastra budaya Jawa membawa Kabupaten Sleman lebih berbudaya,” ungkap Samino penuh harap.
Setelah memberikan sambutannya, Kepala Dinas Kebudayaan Sleman secara resmi membuka rangkaian kegiatan. Pelatihan penulisan sastra Jawa bersama Pasbuja Kawi Merapi pun siap mencetak karya baru.