Home » Dandim Wonosobo Sebagai Pengambil Apel Pagi di Pemda

Dandim Wonosobo Sebagai Pengambil Apel Pagi di Pemda

PENDIM 0707/WONOSOBO

by Kodim 0707 Wonosobo
Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Inf Helmy mendapatkan kehormatan untuk mengambil apel pagi kepada PNS jajaran Pemda Wonosobo bertempat di halaman Pendopo Bupati.  Apel pagi diikuti semua PNS dilingkungan Pemkab mulai dari Setda, dinas jawatan, hingga BPBD, Kamis (15/6/2023).

Pada kesempatan tersebut Komandan menyampaikan terima kasih sudah diberikan kesempatan untuk mengambil apel pagi bagi pegawai dilingkungan Pemda Wonosobo. Momentum ini menjadi sangat baik baginya karena menjadi ajang perkenalan sebagai pejabat baru yang ada di kabupaten Wonosobo.

“Sebagai orang baru di Wonosobo, alangkah baiknya bersilaturahmi dan berkenalan kepada masyarakat.  Untuk melakukan hal tersebut jika satu persatu tidaklah mungkin.  Untuk itu pada pagi ini diberikan oleh Pemda berkenalan dengan semua pegawai dan menjadi sarana mendapatkan informasi untuk sebagai bahan menentukan kebijakan dalam membangun Wonosobo ke arah yang  lebih baik,” kata Dandim.

Baca juga :  Dukung Masyarakat Untuk Gotong Royong, Bupati Wonosobo Turun Bersih Sungai

Wonosobo merupakan daerah yang sangat indah dan subur, keindahan dan kesuburan tersebut sudah sangat terkenal baik skala nasional bahkan internasional.  Hampir semua orang tahu akan keindahan wisata Dieng, orang juga tahu akan kualitas kentang yang sangat baik.  Akan tetapi saat ini Wonosobo menjadi peringkat 2 kabupaten miskin di Provinsi Jawa Tengah.

Indikator menjadi daerah miskin ada beberapa kriteria penilaiannya, yaitu dari segi pendidikan dan sanitasi.  Saat ini di Wonosobo masih ditemukan anak yang putus sekolah. Juga ditemukan masyarakat yang belum memiliki jamban sehat. Yaitu sebagian masyarakat masih menggunakan jamban diatas kolam atau sungai.

“Sebagai pejabat baru di Wonosobo akan berupaya membantu Pemda semaksimal mungkin mengatasi permasalahn yang ada.  Permasalahan tersebut harus dilakukan dan dipecahkan secara bersama-sama, saling mendukung sehingga permasalahan tersebut bisa cepat teratasi sehingga Wonosobo menjadi kabupaten yang sejahtera. Kami tahu merubah pola pikir dan gaya hidup yang sudah membudaya sangatlah sulit dan berat. Akan tetapi kita tidak boleh menyerah terhadap hal itu. Asalkan dikerjakan secara bersama-sama dan terus menerus maka permasalahan tersebut akan selesai,” pungkas Dandim.

Baca juga :  Laka Beruntun di Lingkar Timur, Dua Orang Tewas

You may also like

Leave a Comment