WONOSOBO – Polres Wonosobo menggelar rapat koordinasi pengamanan Open Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II 2026 di Ruang Endra Dharmalaksana, Jumat, 7 Agustus 2026. Rapat yang berlangsung pukul 14.00 hingga 16.00 WIB itu dihadiri sekitar 40 peserta, terdiri atas jajaran Polres Wonosobo, Kodim 0707/Wonosobo, Dinas Kesehatan, PMI, Askab PSSI Wonosobo, panitia pelaksana, kepala desa, ofisial tim, serta perangkat pertandingan.
Kabagops Polres Wonosobo Kompol Darianto mengatakan koordinasi diperlukan untuk menyamakan persepsi seluruh pihak dalam menjaga keamanan turnamen. Panitia memaparkan kompetisi akan berlangsung di Stadion Kalianget, Wonosobo, pada 9 Agustus hingga 6 September 2026 dan diikuti 40 tim dengan sistem gugur. Sebelum turnamen digelar, Stadion Kalianget telah menjalani risk assessment oleh tim Polda Jawa Tengah pada 6 Agustus dan memperoleh nilai 7,1 atau dinyatakan layak digunakan untuk kompetisi, dengan sejumlah catatan perbaikan.
Panitia menyiapkan 60 steward yang ditempatkan di empat zona, yakni lapangan, area teknik, tribun penonton, dan area luar stadion. Pengamanan juga diperkuat dengan penataan pintu masuk dan keluar, jalur evakuasi, kantong parkir, CCTV, serta jalur khusus bagi tim yang bertanding. Langkah tersebut disiapkan untuk mengantisipasi potensi gesekan antar-suporter, provokasi, kemacetan, hingga masuknya penonton yang membawa minuman keras atau narkoba. Sebab, Stadion Kalianget berada di jalur utama menuju kawasan wisata Dieng sehingga lonjakan penonton berpotensi mempengaruhi arus lalu lintas.
Kasat Intelkam Polres Wonosobo AKP HM Nurhasan mengingatkan seluruh pihak agar tidak mengulangi persoalan pada turnamen sebelumnya, terutama kericuhan akibat provokasi dan persoalan teknis pertandingan. PSSI Askab Wonosobo bersama aparat keamanan berwenang menghentikan turnamen dan mencabut izin apabila terjadi gangguan keamanan. Rapat ditutup dengan penandatanganan surat kesepakatan bersama sebagai komitmen menjaga keamanan dan ketertiban selama Bupati Cup II 2026 berlangsung.