Wonosobo, satumenitnews.com – Kepolisian Resor Wonosobo mengambil langkah strategis dalam merangkul generasi muda dengan menggelar Turnamen Esport Kapolres Cup 2026. Ajang kompetisi olahraga elektronik divisi Free Fire dan PUBG Mobile ini digelar sebagai bentuk perayaan Hari Bhayangkara ke-80.
Langkah ini bukan sekadar perayaan seremonial kepolisian semata. Turnamen sengaja dirancang sebagai arena unjuk gigi bagi talenta muda di wilayah Kedu dan sekitarnya agar mampu bersaing di tingkat Jawa Tengah hingga nasional.
Babak penyisihan turnamen bergulir secara luring sejak Jumat (5/6/2026). Antusiasme terlihat dari hadirnya puluhan tim kategori umum dan pelajar yang memadati area pertandingan.
Tercatat sebanyak 14 tim bertarung secara ketat di divisi PUBG Mobile. Sementara itu, 14 tim lainnya beradu strategi tembak-menembak di divisi Free Fire demi mengamankan tiket menuju partai puncak.
Tiket Menuju Prestasi Akademik
Ajang adu ketangkasan digital ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan daerah. Babak final yang digelar pada Sabtu (6/6/2026) di Ruang EDL Polres Wonosobo dihadiri langsung oleh jajaran elit olahraga dan pendidikan daerah setempat.
Turut hadir menyaksikan pertandingan tersebut Kabid PDPO Disdikpora Kabupaten Wonosobo Seno, perwakilan Esports Indonesia (ESI) Heri Katamsi, dan Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kabupaten Wonosobo dr. R. Danang Sananto Sasongko.
Kehadiran para tokoh ini menegaskan status esport yang kini bukan lagi sekadar permainan hiburan pengisi waktu luang.
Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menegaskan bahwa ekosistem esport saat ini memiliki peluang sangat besar sebagai wadah pembinaan generasi muda. Polri hadir untuk memastikan kompetisi tersebut berjalan sehat, suportif, dan terarah.
“Melalui Kapolres Cup 2026 ini, kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi secara sehat, menunjukkan kemampuan terbaiknya, dan meraih prestasi. Kami berharap dari turnamen ini lahir atlet-atlet esport berprestasi yang mampu membawa nama baik Kabupaten Wonosobo di tingkat yang lebih tinggi,” ucap AKBP M. Kasim Akbar Bantilan saat membuka pertandingan final.
Menariknya, apresiasi bagi para pemenang tidak sebatas trofi dan hadiah uang pembinaan. Piagam penghargaan dari turnamen ini diakui secara resmi dan dapat dimanfaatkan sebagai dokumen pendukung jalur prestasi bagi pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Lahirnya Jawara Baru di Ruang EDL
Pertarungan di babak final menyajikan tensi tinggi yang disaksikan oleh sekitar 60 tamu undangan. Enam tim terbaik dari masing-masing divisi mengeluarkan kemampuan strategi dan kerja sama tim terbaiknya sejak peluit pertandingan ditiup.
Pada divisi Free Fire, tim Wilsack Angker tampil mendominasi arena dan berhasil mengunci gelar juara pertama dengan perolehan 68 poin.
Posisi runner-up diamankan oleh tim Ayam Ayaman yang mengumpulkan 49 poin, disusul War Oke di peringkat ketiga dengan 44 poin. Tiga tim lain yang juga memanaskan final divisi ini meliputi Full Kenyot, Power Poke, dan RGK.
Persaingan tak kalah panas terjadi di arena bertahan hidup PUBG Mobile. Skuad Binatang sukses mengamankan posisi puncak klasemen akhir dan keluar sebagai juara pertama berkat raihan 41 poin.
Peringkat kedua dan ketiga di divisi PUBG Mobile diisi oleh tim NST dan Wong Sepuh. Kedua tim ini sama-sama mengoleksi 36 poin hingga akhir pertandingan. Tiga tim lain yang harus puas sebagai finalis di divisi ini adalah NANDA, OC, dan Starlight Princes.
Rangkaian turnamen akhirnya ditutup dengan penyerahan hadiah secara langsung oleh Kapolres Wonosobo beserta jajaran tamu undangan. Momen selebrasi dan sesi foto bersama ini menandai komitmen jangka panjang antara Polri, pemerintah daerah, dan komunitas dalam memajukan industri olahraga digital di Wonosobo.
Kapolres Wonosobo Apresiasi Ketertiban Masyarakat Selama Final Sepak Bola Bupati Cup 2024 Wonosobo
Open Tournament Afif Husein Cup 2026 Resmi Dibuka, Polres Wonosobo Pastikan Kegiatan Aman
Polda Jateng Juara Umum, Brigpol Tia Rahayu Bersinar di Kapolda Cup 2025