Wonosobo, satumenitnews.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus mematangkan persiapan jelang masa angkutan Lebaran dan Festival Mudik Idul Fitri 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah optimalisasi pemantauan arus lalu lintas melalui perluasan titik pantau portal CCTV publik.
Informasi pembaruan data ini disampaikan dalam konferensi pers bertajuk Mudik Aman, Wonosobo Nyaman. Sinergi Persiapan Arus Lebaran dan Festival Mudik 2026 yang digelar di Media Center Diskominfo Wonosobo, Rabu (4/3/2026).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Wonosobo, Khristiana Dhewi, menyampaikan bahwa portal pemantauan lalu lintas kini memiliki jangkauan yang jauh lebih luas dibandingkan sebelumnya.
“Sekarang sudah ada 35 titik CCTV yang tersebar dan aktif. Portal CCTV live ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan wisatawan untuk bisa memantau keramaian jalan,” ujar Khristiana Dhewi.
Dhewi menjelaskan bahwa perluasan akses ini tidak lepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak. Tiga puluh lima titik kamera pengawas tersebut tidak semuanya berstatus milik pemerintah daerah, melainkan ada pula hasil sinergi dengan instansi kesehatan dan swasta.
Salah satu contoh integrasi yang disebutkan adalah kamera pengawas yang berada di area RS PKU Muhammadiyah Wonosobo. Kamera tersebut merupakan aset milik pihak rumah sakit yang akses pantauannya dibagikan kepada pemerintah daerah untuk mendukung program layanan publik ini.
Melalui portal resmi cctv.wonosobokab.go.id yang dapat diakses secara langsung kapan saja, Dhewi berharap masyarakat dan pemudik dapat terbantu dalam mengambil keputusan saat berkendara. Jika layar pantau menunjukkan adanya kepadatan atau kemacetan arus, pengendara dapat segera beralih mencari rute alternatif lainnya demi kelancaran perjalanan.

Pantauan Berkala Traffic Monitoring Control
Dalam kesempatan yang sama, kesiapan manajemen lalu lintas juga dipaparkan oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Wonosobo, Agus Susanto.
Agus menyoroti keberadaan sistem Traffic Monitoring Control (TMC) yang dikelola oleh instansinya sebagai pelengkap pantauan lalu lintas di Wonosobo. Namun, ia menggarisbawahi bahwa sistem TMC memiliki mekanisme akses yang berbeda dengan portal CCTV milik Diskominfo.
“Terkait Traffic Monitoring Control memang belum bisa diakses langsung oleh masyarakat,” jelas Agus Susanto.
Meski tidak bersifat tayangan langsung selama 24 jam untuk publik, hasil rekaman dan pantauan dari kamera TMC tetap akan didistribusikan kepada masyarakat. Agus memastikan bahwa pembaruan kondisi lalu lintas dari sistem tersebut akan diberikan pada jam-jam tertentu secara berkala melalui unggahan di portal akun Instagram resmi milik Disperkimhub Wonosobo.
Sinergi penyediaan informasi visual dari Diskominfo dan Disperkimhub ini diharapkan mampu menciptakan kondisi mudik dan libur Lebaran yang lebih tertib, aman, dan terkendali di seluruh wilayah Kabupaten Wonosobo.

