Wonosobo – Kodim 0707/Wonosobo resmi menutup rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 melalui upacara penutupan yang digelar di Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo. Upacara tersebut menjadi bukti penyelesaian seluruh program yang telah dilaksanakan selama satu bulan. (13/8/2026)
Komandan Kodim (Dandim) 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Dalam kesempatan itu, ia membacakan amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. Upacara dihadiri unsur Forkopimda, pejabat terkait, serta masyarakat setempat.
Dalam amanat yang dibacakan, Pangdam IV/Dip menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Wali Kota, personel TNI-Polri, serta seluruh masyarakat atas sinergi, kerja keras, dan kebersamaan yang terjalin erat selama pelaksanaan TMMD. “Seluruh rangkaian kegiatan TMMD ini dapat diselesaikan dengan sukses,” ujarnya.
Program TMMD tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut menegaskan pentingnya desa sebagai pondasi utama pembangunan nasional. Pangdam menyatakan optimisme bahwa desa memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi, merawat kehidupan sosial, dan menjaga budaya masyarakat, sehingga pembangunan yang merata di desa akan memperkokoh kedaulatan NKRI.
TMMD merupakan program kerjasama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, Polri, kementerian/lembaga pemerintah non kementerian, serta pemerintah daerah. Program ini memadukan langkah berbagai instansi untuk mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung aspek pertahanan.
Sasaran utamanya difokuskan pada kawasan pedesaan yang tergolong tertinggal atau miskin, terisolasi atau terpencil, wilayah perbatasan, daerah kumuh perkotaan, dan lokasi terdampak bencana.
Pada pelaksanaan kali ini, seluruh infrastruktur fisik berhasil diselesaikan 100 persen. Sarana dan prasarana yang diwujudkan antara lain pembangunan serta peningkatan kualitas jalan dan jembatan, pembangunan Pos Kamling, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta penyediaan fasilitas air bersih melalui sumur bor dan sanitasi. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu mendongkrak taraf hidup dan kesehatan warga desa.
Selain pembangunan fisik, program non fisik juga mencatat pencapaian yang baik. Kegiatan meliputi penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, pencegahan stunting, pasar murah dengan pembagian sembako, serta pelayanan kesehatan gratis. Rangkaian penyuluhan dan bakti sosial ini dirancang untuk membentuk masyarakat desa yang cerdas, tangguh, mandiri, dan memiliki nasionalisme tinggi.
Pangdam berharap seluruh hasil yang telah dicapai dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menitipkan pesan agar infrastruktur dan program yang telah dibangun bersama dipelihara serta dirawat agar memiliki masa pakai yang panjang.
Upacara penutupan ini menandai berakhirnya TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di wilayah Kodim 0707/Wonosobo dan menjadi bukti sinergi TNI dengan pemerintah daerah serta masyarakat dalam membangun desa.