Rotasi Jabatan Polres Wonosobo, Kapolres Ingatkan Pentingnya Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

Listen to this article

Upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Kapolsek dan pejabat utama digelar di Aula Endra Dharmalaksana Polres Wonosobo pada Senin, 27 April 2026, berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., sebagai bagian dari proses pembinaan organisasi di lingkungan Polri.

Rotasi jabatan yang dilaksanakan meliputi Kapolsek Wadaslintang, Kapolsek Leksono, Kapolsek Garung, Kapolsek Kertek, Kapolsek Kepil, serta pelantikan Kapolsek Kota dan Kasiwas. Pergantian ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Wonosobo menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang menerima amanah baru. Ia menegaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan dinamika organisasi kepolisian yang tidak hanya berkaitan dengan pengembangan karier, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan tugas ke depan.

Kapolres menekankan bahwa peran Kapolsek sangat vital sebagai ujung tombak di wilayah. Para Kapolsek diminta mampu memitigasi berbagai potensi permasalahan secara cepat dan tepat dengan turun langsung ke lapangan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat, menurutnya, menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme. Para Kapolsek diminta aktif mengarahkan anggotanya agar menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun. Disiplin, etika, dan tanggung jawab dinilai sebagai kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Di akhir amanatnya, Kapolres berharap para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan tugasnya serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dan instansi terkait. Dengan kepemimpinan yang responsif, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Wonosobo tetap aman dan kondusif—karena dinamika wilayah boleh bergerak cepat, tapi kesiapan aparat harus selalu selangkah di depan.

Related posts

Ahmad Luthfi Ajak 2.200 Warga Wonosobo Perangi Hoaks di Medsos

Respon Laporan Warga, Polisi Bubarkan Dugaan Balap Liar di Bundaran Sapen

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Kumejing Monitoring Tanaman Jagung

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Read More