Wonosobo, satumenitnews.com – Panggung Le Coffee malam ini bergemuruh oleh lantunan melodi dalam ajang Kurasi Musik Wonosobo Volume 3, Minggu (26/4/2026). Solois asal Pontianak, Reza Nurwiansyah atau akrab disapa Reza Miranda, menjadi salah satu penampil utama yang sukses menyita perhatian lewat deretan karya orisinalnya.
Penampilan panggung Reza malam ini menjadi rangkuman perjalanan panjang karir bermusiknya. Musisi yang merupakan anak tunggal ini menceritakan bahwa ia telah aktif merilis lagu ciptaannya sendiri sejak tahun 2013.
“Lagu pertama saya itu judulnya Kali Ini, terinspirasi dari pengalaman pendekatan atau PDKT yang gagal,” kata Reza.
Hijrah ke Jakarta dan Lahirkan 25 Lagu
Demi memperdalam ilmu bermusik, Reza memutuskan untuk terbang ke Jakarta pada tahun 2019. Dedikasi tersebut berbuah manis dengan total 25 lagu yang berhasil ia ciptakan dan rilis hingga saat ini.
Dari puluhan karya yang telah lahir, lagu berjudul Wajar yang dirilis pada tahun 2020 menjadi karya yang paling berkesan. Lagu tersebut menjadi penanda penting dalam kematangan musikalitasnya di industri musik independen.
Acara malam ini tidak hanya menjadi ajang pamer karya, tetapi juga pembuktian eksistensi Reza bersama deretan musisi lain seperti Flowers Ska, Party Qiyy, dan Yogie Semata Official yang turut memeriahkan acara.
Jejak Band Albinka dan Ekspresi Kekecewaan
Sebelum mantap berjalan di jalur solo, Reza menuturkan bahwa pada tahun 2010 ia sempat membentuk grup band bernama Albinka bersama lima orang rekannya. Meski band tersebut masih eksis di skena musik, saat itu mereka belum berkesempatan memproduksi lagu sendiri.
Perjalanan karirnya juga tidak lepas dari fase keresahan terhadap industri dan lingkungan sekitarnya. Hal ini memicu lahirnya karya-karya dengan tema yang lebih tajam dan personal.
“Sempat ada uneg-uneg soal lingkungan sekitar di tahun 2017, mempertanyakan kenapa tidak bikin band dengan genre yang sedang hits saat itu. Keresahan itu saya tuangkan di lagu berjudul Muak,” kata Reza.
Penampilan panggung Reza di Le Coffee malam ini membuktikan bahwa konsistensi dan karya yang jujur selalu memiliki tempat tersendiri bagi para penikmat musik.
Kurasi Musik Wonosobo Volume 3 Uji Kualitas Produksi dan Performa Musisi Lintas Daerah
Kurasi Musik Wonosobo Vol 2: Ully Dalimunthe dan Safir Soroti Masalah Klasik Band Indie
Tiga Kurator Buka Suara, Kurasi Musik Wonosobo Ini Baru Awal, atau Justru Ujian?