WONOSOBO – Personel Koramil 14/Sukoharjo Kodim 0707/Wonosobo, Peltu Nur Anshori, bersama instansi terkait menjadi narasumber dalam kegiatan Pembinaan Relawan Penanggulangan Bencana di Kecamatan Sukoharjo. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim penghujan yang sudah mulai turun. (4/11/2026)
Dalam sambutan pembukaannya, Camat Sukoharjo Setiawan Nugroho menekankan pentingnya persiapan yang matang dan terkoordinasi. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen wilayah Kecamatan Sukoharjo termasuk kategori rawan bencana longsor.
“Persiapan menuju musim penghujan harus dilakukan secara serius. Koordinasi lintas sektor sangat diperlukan agar penanganan di lapangan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan efektif ketika bencana terjadi,” ujar Setiawan Nugroho.
Pembinaan tersebut merupakan langkah preventif untuk meminimalisir dampak dan kerugian akibat bencana alam. Apalagi wilayah Kecamatan Sukoharjo secara historis sering mengalami longsor maupun tanah bergerak pada musim hujan.
Para peserta juga diingatkan bahwa menjadi relawan merupakan panggilan jiwa. Relawan bekerja atas dasar keikhlasan murni tanpa mengharapkan imbalan apa pun.
Sementara itu, Peltu Nur Anshori memberikan sejumlah arahan praktis kepada para relawan. Ia menekankan pentingnya keseimbangan peran serta prioritas keselamatan.
“Sebagai relawan harus mampu membagi waktu antara kepentingan keluarga dan kepentingan menolong sesama. Sebelum melaksanakan kegiatan apa pun dalam tahapan penanganan bencana, periksa terlebih dahulu kelengkapan alat dan perlengkapan yang diperlukan. Setiap langkah tindakan harus mengutamakan keselamatan pribadi, agar jangan sampai kita yang menolong justru ikut menjadi korban,” tegas Peltu Nur Anshori.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan kapasitas dan pemahaman para relawan semakin meningkat. Sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, serta instansi terkait juga semakin kuat dalam menghadapi potensi bencana di Kecamatan Sukoharjo. Kesiapsiagaan bersama menjadi kunci agar dampak bencana dapat ditekan seminimal mungkin dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

