32 Balon Udara Tradisional Hiasi Langit Wonosobo dalam Limbangan Mudal Skyfest 2026

Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Kemeriahan mewarnai langit Gelora Lurah Sudarto, Dusun Limbangan, Kelurahan Mudal, Kecamatan Mojotengah pada Senin (24/3/2026). Ribuan pasang mata menengadah menyaksikan puluhan balon udara beraneka ragam motif terbang menghiasi udara.

Limbangan Mudal Skyfest 2026 sukses menyedot antusiasme sekitar 3.000 pengunjung. Pantauan di lokasi menunjukkan kerumunan warga sudah memadati area lapangan sejak pagi untuk melihat langsung proses pengapian hingga penerbangan balon.

Sebanyak 32 balon udara tradisional berhasil mengangkasa dengan aman. Perhatian pengunjung secara khusus tertuju pada satu balon berukuran raksasa yang tingginya mencapai 20 meter.

Seluruh rangkaian penerbangan ini berlangsung sangat tertib. Tidak ada satupun insiden balon lepas liar ke udara maupun insiden balon terbakar yang sering menjadi kekhawatiran dalam tradisi ini.

Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo, Hapipi, yang turut turun ke lapangan memastikan standar keamanan telah dijalankan dengan baik.

Hapipi menyatakan pelaksanaan festival yang berjalan lancar dan aman ini menunjukkan kolaborasi apik antara panitia, masyarakat, unsur pengamanan TNI-Polri, dan pemerintah daerah.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti kuat komitmen bersama warga Wonosobo dalam menjaga tradisi sekaligus meletakkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.

Jajaran pemerintah kecamatan, Polsek, Polres, serta pemerintah kelurahan setempat juga tampak bersiaga melakukan pemantauan di berbagai titik.

Berkah Ekonomi Warga Sekitar

Selain menyuguhkan tontonan visual yang menarik, festival udara ini membawa dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat setempat. Area pinggir lapangan seketika berubah menjadi sentra kuliner dadakan yang terus dikerumuni pembeli.

Sebanyak 52 pelaku UMKM lokal mengambil kesempatan ini dengan menyajikan aneka jajanan. Aroma masakan khas Wonosobo seperti megono dan tempe kemul yang disajikan hangat terus menggugah selera pengunjung.

Perputaran uang selama pelaksanaan kegiatan ini terbilang tinggi. Pihak penyelenggara memperkirakan nilai transaksi ekonomi dari ribuan pengunjung tersebut mencapai angka Rp18 juta hingga Rp20 juta.

Daya tarik Limbangan Mudal Skyfest rupanya melintasi batas daerah. Terlihat wisatawan dari Semarang, Solo, dan Magelang berbaur dengan warga lokal untuk menyaksikan tradisi ini.

Meskipun terjadi lonjakan volume kendaraan yang masuk ke kawasan Dusun Limbangan, arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap terpantau lancar dan terkendali.

Suasana semakin riuh ketika panitia mulai mengundi doorprize bagi para penonton. Seekor kambing yang disiapkan sebagai hadiah utama sukses menjadi daya tarik tambahan yang mengakhiri semaraknya festival wisata berbasis budaya tersebut.

Mager Kena Macet Lebaran di Wonosobo? Ini Cara Cek Kondisi Jalan Lewat HP dan Link Live CCTV Resmi

Panduan Lokasi Festival Balon Udara Wonosobo 24 Maret di Mudal dan Candiasan

Kemeriahan 6 Titik Terbang Festival Balon Udara Wonosobo 22 Maret

Jadwal Lokasi Terbang Festival Balon Wonosobo 23 Maret

Empat Lokasi Festival Balon Wonosobo 28 Maret Siap Sambut Wisatawan

Alun-alun Wonosobo Siap Pamerkan 45 Balon Terbaik pada Puncak Festival 29 Maret 2026

Atraksi 50 Balon Udara Tambat Pukau 12 Ribu Penonton di Mumbul Bareng Randumas Semayu, Wonosobo

Related posts

20 Balon Udara Pukau Ribuan Penonton dalam Mandala Balloon Culture Festival 2026 di Stadion Kyai Bumi

21 Balon Mengangkasa di Balaraja Balloon Festival Candiyasan 2026, Putar Ekonomi Puluhan Juta

Atraksi 50 Balon Udara Tambat Pukau 12 Ribu Penonton di Mumbul Bareng Randumas Semayu, Wonosobo

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Read More