Wonosobo, satumenitnews.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0707/Wonosobo mengumpulkan puluhan insan media di wilayah Kabupaten Wonosobo dalam sebuah forum diskusi terbuka, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam acara coffee morning ini bukan hanya sekadar seremoni minum kopi, melainkan menjadi ruang strategis bagi TNI untuk membuka data terkait program pemerintah pusat yang kini mendarat di daerah.
Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos., secara lugas menyebut wartawan sebagai mitra strategis di lapangan. Ia menekankan bahwa media memegang kendali vital sebagai jembatan informasi antara TNI dan masyarakat luas.
Menurut Letkol Yoyok, komunikasi yang seimbang dan terbuka sangat TNI perlukan agar tidak terjadi penyumbatan informasi mengenai kinerja aparat kewilayahan.
“Wartawan adalah partner kami. Melalui pemberitaan yang objektif dan berimbang, masyarakat dapat mengetahui apa yang sedang dan telah dikerjakan TNI untuk rakyat,” ujar Dandim di hadapan para awak media.
Mengawal Program Makan Bergizi Gratis dan Infrastruktur
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Yoyok Suyitno tidak hanya bicara soal silaturahmi. Ia memaparkan deretan amanah berat yang kini berada di pundak TNI berdasarkan instruksi pemerintah pusat.
Fokus utama TNI saat ini menyasar peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui aksi nyata. Salah satu sorotan utama adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah gencar digulirkan.
Selain itu, TNI juga mendapat tugas mengawal pembentukan Koperasi Merah Putih, pembangunan infrastruktur krusial seperti jembatan gantung, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga penanganan kasus stunting yang masih menjadi isu nasional.
Dandim berharap pelibatan insan media mampu membuat seluruh program tersebut terpublikasi secara masif. Transparansi publikasi ini bertujuan agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat secara maksimal tanpa ada yang tertutupi.
Respons Komunitas Jurnalis
Ketua Komunitas Jurnalis Wonosobo (KJW), Agus Supriyadi, menyambut positif langkah Kodim 0707/Wonosobo membuka ruang diskusi ini
Agus menilai forum tatap muka langsung seperti coffee morning sangat dinanti oleh rekan-rekan wartawan di lapangan. Hal ini mempermudah konfirmasi data dan menghindari misinformasi dalam penulisan berita.
“Acara seperti ini menjadi momen penting bagi wartawan, tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana komunikasi yang efektif. Kodim menjadi sumber informasi, sementara wartawan mengolah dan menyampaikannya kepada masyarakat,” kata Agus.
Ia menambahkan bahwa pertemuan ini mencerminkan sinergitas yang sehat. Hubungan timbal balik antara TNI sebagai narasumber dan media sebagai penyebar informasi diharapkan terus terjaga demi kepentingan publik yang lebih luas.